Sabet Penghargaan Inflasi Terbaik 2026, Pemkot Tual Diganjar Bonus Hadiah Rp3 Miliar Langsung dari Mendagri

JAKARTA — Prestasi gemilang berskala nasional yang diraih oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Tual sukses memanen apresiasi tinggi. Ikatan Mahasiswa Evav Jakarta–Jawa Barat (IMEJJ) secara terbuka melayangkan pujian atas keberhasilan Kota Tual yang dinobatkan sebagai penerima penghargaan kategori Pengendalian Inflasi Terbaik Tingkat I Kota Tahun 2026 dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI.

Penghargaan prestisius ini diserahkan langsung kepada duet kepemimpinan Wali Kota Tual Ahmad Yani Renuat bersama Wakil Wali Kota Tual Amir Rumra dalam ajang akbar “Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026” di Senggigi, Lombok, Selasa (19/05/2026).

Diguyur Dana Segar Rp3 Miliar untuk Stabilitas Ekonomi

Tidak sekadar membawa pulang trofi dan piagam penghargaan, keberhasilan Pemkot Tual dalam menjinakkan lonjakan harga barang ini juga membuat mereka diganjar bonus insentif fantastis senilai Rp3 Miliar tunai dari Kemendagri RI. Dana penghargaan ini dikucurkan sebagai modal suntikan untuk mendukung daerah yang terbukti ampuh menjaga stabilitas ekonomi mikro.

Ketua Umum IMEJJ, Muhammad Tahatawi Letsoin, menegaskan bahwa pencapaian ini adalah bukti autentik dari efektivitas kerja nyata jajaran Pemkot Tual di tengah gempuran fluktuasi harga pangan global yang tidak menentu.

“Prestasi ini menunjukkan komitmen konkret Pemerintah Kota Tual dalam menjaga stabilitas harga, memperkuat daya beli rakyat, serta memastikan isi dapur warga tetap aman dengan harga kebutuhan pokok yang terjangkau,” ujar Tahatawi Letsoin saat diwawancarai salamolahraga di Jakarta, Rabu (20/05/2026).

Menurutnya, taktik jitu Pemkot Tual yang aktif mengawasi rantai distribusi bahan pokok, memperkuat ekosistem pasar lokal, serta membangun koordinasi lintas sektor yang agresif menjadi kunci sukses utama yang patut dicontoh.

Sekjen IMEJJ Ingatkan Transparansi Anggaran Bonus Rp3 Miliar

Di sisi lain, Sekretaris Jenderal IMEJJ, Zulfikri Rahayaan, ikut angkat bicara mengenai langkah strategis pasca-menerima penghargaan ini. Ia memaparkan bahwa penghargaan ini memvalidasi bahwa tata kelola birokrasi di Kota Tual berjalan sangat responsif dan berpihak penuh pada urusan perut rakyat.

Namun, Zulfikri memberikan catatan kritis agar Pemkot Tual tidak terlena dan meminta pemanfaatan dana insentif Rp3 miliar tersebut dikawal ketat agar distribusinya tepat sasaran.

“Sangat penting untuk mengoptimalkan dana insentif ini agar benar-benar dialokasikan untuk program pembangunan yang merata dan menyentuh kebutuhan dasar masyarakat secara langsung. Penyajian datanya wajib akurat, transparan, dan mudah diakses publik,” tegas Zulfikri Rahayaan.

Target Jadi Role Model Nasional Menuju Indonesia Emas 2045

Sebagai wadah resmi mahasiswa asal bumi Evav/Kei yang tengah menempuh studi di Jakarta dan Jawa Barat, IMEJJ menegaskan siap mengawal dan mendukung penuh setiap terobosan progresif Pemkot Tual.

Mereka berharap keberhasilan monumental ini dapat menjadi gaung positif dan pemantik semangat bagi kabupaten/kota lain di wilayah Provinsi Maluku untuk memperkuat ketahanan ekonomi daerah yang tangguh, bersih, akuntabel, serta siap menjadi role model percontohan nasional menuju gerbang Indonesia Emas 2045.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *