Libur Panjang, Wisatawan Serbu Klaten: Tubing Cokro Jadi Destinasi Favorit dengan Ribuan Pengunjung

KLATEN — Wisata tubing di Obyek Mata Air Cokro (OMAC) Klaten mengalami lonjakan pengunjung yang signifikan pada hari pertama libur panjang, Kamis (14/05/2026). Hingga tengah hari, tercatat lebih dari 1.000 wisatawan memadati lokasi untuk menikmati sensasi menyusuri sungai.

Wisatawan yang datang didominasi dari wilayah Solo Raya, namun banyak pula yang berasal dari luar kota seperti Ngawi, Semarang, Purwodadi, Demak, Kudus, hingga Jawa Barat.

Kesiapan Fasilitas dan Keamanan Wisatawan

Guna menghadapi lonjakan pengunjung, pengelola Tubing Cokro telah melakukan berbagai persiapan ekstra. Selain penambahan jumlah perlengkapan seperti pelampung, helm, dan ban khusus dewasa maupun anak-anak, pembersihan jalur sungai sepanjang 2,5 km juga menjadi prioritas.

“Semua peralatan kita siapkan ganda. Jalur sungai sudah kita bersihkan dari kaca dan benda berbahaya lainnya demi kenyamanan pengunjung,” ujar Lusinta Agustina, pengelola Tubing Cokro.

Dengan Harga Tiket Masuk (HTM) sebesar Rp15.000, wisatawan sudah mendapatkan fasilitas keselamatan lengkap serta jaminan asuransi. Pengelola juga menerapkan sistem reservasi via WhatsApp untuk mengatur antrean, meski pendaftaran di tempat (on the spot) tetap dilayani.

Dampak Ekonomi bagi Masyarakat Lokal

Meningkatnya kunjungan wisatawan di momen long weekend ini berdampak positif terhadap perputaran ekonomi warga di sekitar OMAC. Pengelola berkomitmen untuk memberdayakan sumber daya manusia (SDM) lokal dalam operasional harian.

“Kami memberdayakan warga lokal untuk bekerja di sini, mulai dari petugas lapangan hingga pedagang UMKM. Otomatis omzet mereka ikut meningkat saat libur panjang seperti ini,” tambah Lusinta.

Kendala Operasional dan Pengembangan

Kendala utama yang dihadapi saat musim liburan adalah kemacetan di jalur darat menuju lokasi. Hal ini dipicu oleh banyaknya provider tubing di area bawah yang menyebabkan penumpukan arus kendaraan pengangkut logistik wisata.

Terkait pengembangan wahana, pengelola saat ini masih fokus mengoptimalkan fasilitas yang ada seperti kano dan tubing. Rencana penambahan wahana baru untuk memperkaya pengalaman wisatawan saat ini masih dalam tahap persiapan strategis ke depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *