Terduga Begal di Pameungpeuk Bandung Tertangkap Warga, Sempat Dapat ‘Salam Olahraga’ Sebelum Diamankan Polisi

BANDUNG — Aksi main hakim sendiri nyaris tak terkendali saat warga di kawasan Bojong Kunci, Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Bandung, berhasil meringkus seorang pria yang diduga kuat sebagai pelaku pencurian atau begal motor, Senin (9/2/2026) sore.

Kejadian yang berlangsung dramatis ini sempat terekam kamera warga dan viral di media sosial, memperlihatkan detik-detik terduga pelaku terkepung oleh massa yang geram.

Kronologi Penangkapan: Kecurigaan Berujung Pengejaran

Insiden bermula ketika gerak-gerik pria berpakaian hitam tersebut mengundang kecurigaan warga sekitar yang sedang berjaga. Merasa terdesak, pria tersebut sempat berupaya melarikan diri, namun usahanya kandas setelah puluhan warga melakukan pengejaran massal hingga pelaku berhasil diringkus di tengah jalan.

Dalam video yang beredar, tampak pria tersebut terduduk lemas di aspal dengan wajah memar akibat luapan emosi warga yang memberikan “salam olahraga” atau bogem mentah. Beruntung, sejumlah tokoh masyarakat di lokasi segera bertindak meredam kemarahan massa agar tidak terjadi tindakan fatal.

“Warga sangat kesal karena daerah sini memang belakangan ini sedang rawan kejahatan. Tapi syukurlah masih banyak yang bisa menahan diri dan langsung melaporkan kejadian ini ke pihak berwajib,” ujar salah satu saksi mata di lokasi.

Polisi Imbau Warga Hindari Main Hakim Sendiri

Petugas kepolisian dari Polsek Pameungpeuk yang menerima laporan segera meluncur ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk mengevakuasi terduga pelaku dari kerumunan massa yang semakin banyak. Pria tersebut langsung dilarikan ke kantor polisi guna menjalani pemeriksaan intensif.

Pihak kepolisian saat ini tengah mendalami motif serta menelusuri kemungkinan keterlibatan pria tersebut dalam rangkaian aksi kejahatan jalanan yang meresahkan warga Kabupaten Bandung belakangan ini.

Melalui keterangan resminya, Polsek Pameungpeuk mengapresiasi kewaspadaan masyarakat, namun memberikan imbauan keras agar warga tidak main hakim sendiri. Masyarakat diminta untuk selalu menyerahkan proses hukum sepenuhnya kepada pihak kepolisian guna menghindari masalah hukum baru bagi warga itu sendiri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *