JOMBANG — Aliansi Masyarakat Jombang menggelar rangkaian acara peringatan Haul KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) ke-16 yang dipadukan dengan tasyakuran penetapan sebagai Pahlawan Nasional. Acara ini akan berlangsung selama sepuluh hari, mulai dari 26 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026.
Kegiatan yang digagas oleh Ketua Aliansi Masyarakat Jombang, H. Zulfikar D. Ikhmanto, ini mendapat dukungan penuh dari Bupati Jombang, H. Warsubi, serta sejumlah tokoh daerah seperti Ketua Kemenag Jombang Dr. H. Muhajir dan Ketua FKUB KH Syuudi Yatma. Gus Dur wafat pada Desember 2009, sehingga peringatan pada Desember 2025 secara tepat merupakan Haul ke-16.
Rangkaian Kegiatan dan Festival Kampoeng Gus Dur
Rangkaian haul ini tidak hanya diisi dengan kegiatan religi, tetapi juga pesta rakyat yang melibatkan ekonomi kreatif masyarakat Jombang. Beberapa agenda utama meliputi:
-
Kegiatan Religi: Tasyakuran, doa bersama, dan pengajian umum.
-
Festival Kampoeng Gus Dur: Bazar UMKM yang menyediakan lapak bagi dinas, perusahaan, dan pedagang kuliner lokal.
-
Hiburan Rakyat: Penampilan marching band, seni barongan, dan berbagai pertunjukan seni lainnya untuk menarik minat masyarakat.
Acara Penutup (Closing Ceremonial)
Puncak penutupan acara pada 4 Januari 2026 akan dimeriahkan dengan pertunjukan budaya dan musik religi. Penampilan utama akan diisi oleh:
-
Tarian Saman Perform.
-
Musik Islami oleh artis-artis ternama yang tergabung dalam Persatuan Artis Dangdut Indonesia (PADI).
Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat perjuangan dan nilai-nilai pluralisme Gus Dur dapat terus dilestarikan sekaligus menggerakkan roda ekonomi masyarakat Jombang melalui sektor UMKM.












