Mantan Gubernur H. Alex Noerdin Meninggal Dunia di RS Siloam Semanggi Jakarta

PALEMBANG — Kabar duka menyelimuti masyarakat Sumatera Selatan. Sosok karismatik sekaligus Sang Pelopor sekolah dan berobat gratis, H. Alex Noerdin, dikabarkan telah berpulang ke Rahmatullah pada Rabu (25/2/2026) siang.

Mantan Gubernur Sumsel dua periode (2008-2018) tersebut menghembuskan napas terakhirnya sekitar pukul 13.30 WIB setelah sebelumnya mendapatkan perawatan intensif di RS Siloam Semanggi, Jakarta.

Sempat Menjalani Perawatan Kritis di ICU

Informasi mengenai meninggalnya H. Alex Noerdin bin H. Noerdin Pandji disampaikan langsung oleh pihak keluarga besar. Sebelum dinyatakan wafat, kondisi kesehatan tokoh pembangunan Sumsel ini dikabarkan sempat kritis dan harus dirawat di ruang ICU.

“Benar, Bapak Alex meninggal dunia,” ujar salah satu pihak keluarga, Okta Alfarisi, saat memberikan konfirmasi pada Rabu siang.

Pihak keluarga memohon doa dari seluruh lapisan masyarakat agar almarhum diberikan tempat terbaik di sisi-Nya. “Mohon kepada masyarakat Sumsel untuk memberikan doa terbaik bagi almarhum H. Alex Noerdin,” lanjut Okta.

Sosok Sang Pelopor yang Merakyat

H. Alex Noerdin dikenal sebagai pemimpin yang visioner. Selama sepuluh tahun memimpin Sumatera Selatan, namanya melekat kuat di hati warga sebagai pelopor program pro-rakyat, yakni Sekolah Gratis dan Berobat Gratis, yang kemudian banyak diadaptasi oleh daerah lain di Indonesia.

Di bawah kepemimpinannya, Sumatera Selatan juga bertransformasi menjadi pusat olahraga internasional dengan pembangunan Kompleks Olahraga Jakabaring yang sukses menyelenggarakan berbagai ajang bergengsi dunia, termasuk SEA Games 2011 dan Asian Games 2018.

Kehilangan Besar bagi Masyarakat Sumsel

Kepergian H. Alex Noerdin meninggalkan duka yang mendalam. Masyarakat Sumsel kehilangan sosok pemimpin yang tegas, berwibawa, namun tetap merakyat. Hingga berita ini diturunkan, belum ada informasi resmi mengenai jadwal pemakaman almarhum, namun diperkirakan jenazah akan diterbangkan menuju Palembang untuk dikebumikan.

Selamat jalan Sang Pelopor. Jasa dan pengabdianmu akan selalu menjadi catatan sejarah bagi kemajuan Bumi Sriwijaya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *