Kota Agats Membara: Empat Rumah di Jalan Postel Hangus Terbakar, Satu Milik Anggota Polri

ASMAT — Musibah kebakaran hebat kembali melanda Kota Agats, Kabupaten Asmat, Provinsi Papua Selatan. Sedikitnya empat unit rumah warga dilaporkan ludes dilahap si jago merah dalam insiden yang terjadi di kawasan Jalan Postel, tepatnya di pertigaan Ayam Kecil, pada Selasa (10/2/2026).

Mirisnya, dari empat bangunan yang terbakar, satu di antaranya merupakan kediaman milik anggota Polri, Bripda Yeremias Diwaba.

Kronologi Kejadian: Api Berasal dari Dapur

Menurut keterangan saksi mata berinisial NS, kobaran api mulai terlihat sekitar pukul 13.00 WIT. Sumber api diduga kuat berasal dari bagian dapur salah satu rumah warga. Akibat material bangunan yang didominasi bahan mudah terbakar serta jarak antar-rumah yang sangat rapat, api dengan cepat menjalar dan sulit dikendalikan.

Warga setempat bersama aparat kepolisian segera bahu-membahu melakukan pemadaman dengan peralatan seadanya. Namun, kencangnya embusan angin membuat api baru bisa dijinakkan setelah sebagian besar bangunan mengalami kerusakan berat hingga rata dengan tanah.

Polisi Lakukan Penyelidikan Mendalam

Kasi Humas Polres Asmat, Ipda A. A. Gd Raka Arik Trisna, S.H., membenarkan terjadinya musibah tersebut. Saat ini, Tim Reskrim Polres Asmat telah diturunkan ke lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

“Anggota Reskrim masih mendalami insiden ini guna memastikan sumber api dan penyebab pasti kebakaran. Penyelidikan terus dilakukan agar tidak ada spekulasi liar di tengah masyarakat,” ujar Ipda Agung Raka saat dikonfirmasi.

Kerugian Materiil Capai Ratusan Juta Rupiah

Meski tidak ada korban jiwa dalam peristiwa memilukan ini, kerugian materiil yang diderita para korban ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. Banyak barang berharga yang tidak sempat diselamatkan karena api merambat begitu cepat.

Pihak Polres Asmat mengimbau kepada seluruh masyarakat Kota Agats untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama dalam penggunaan kompor di dapur serta pengecekan instalasi listrik secara berkala guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *