SIDOARJO — Semangat sportivitas membara di Stadion Jenggolo, Sidoarjo, saat Gala Siswa Indonesia (GSI) tingkat Sekolah Dasar (SD) se-Kabupaten Sidoarjo resmi dibuka pada Senin (9/2/2026). Ajang bergengsi ini menjadi kawah candradimuka bagi talenta muda sepak bola untuk menunjukkan bakat sekaligus membentuk karakter tangguh sejak dini.
Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Kepala Bidang Mutu Pendidikan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sidoarjo, Ibu Lilik Sulistyowati, S.Pd., M.Pd., yang ditandai dengan kemeriahan defile atlet dari 18 kecamatan.
Kemeriahan Pembukaan: Dari Dalang Cilik hingga Musik Patrol
Acara pembukaan berlangsung sangat semarak dan sarat akan nuansa budaya lokal. Selain parade atlet, para penonton disuguhi penampilan memukau dari dalang cilik dan alunan musik patrol khas SDN Krembung, serta pertunjukan marching band dari SDN Banjarbendo yang menambah energi positif bagi seluruh peserta.
Ibu Lilik Sulistyowati dalam sambutannya menekankan bahwa GSI bukan sekadar kompetisi di atas rumput hijau, melainkan bagian dari implementasi pendidikan karakter.
“Melalui kegiatan ini, peserta didik belajar bekerja sama, bertanggung jawab, serta saling menghargai. GSI memiliki peran penting dalam membentuk generasi yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki karakter yang kuat,” tegasnya.
Sinergi KKG PJOK dan Implementasi Deep Learning
Apresiasi tinggi diberikan kepada Forum Kelompok Kerja Guru (KKG) PJOK Kabupaten Sidoarjo atas kolaborasi apiknya dengan Dinas Pendidikan dalam menyelenggarakan ajang ini. Ibu Lilik menjelaskan bahwa GSI sejalan dengan kebijakan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah terkait penerapan pembelajaran mendalam (deep learning).
“Kami berupaya mewujudkan delapan dimensi profil lulusan. Nilai-nilai tersebut kami tanamkan melalui kegiatan nyata seperti GSI ini, sehingga peserta didik dapat tumbuh menjadi individu berprestasi yang mengharumkan nama Kabupaten Sidoarjo di masa depan,” imbuhnya.
Melahirkan Bintang Masa Depan
Senada dengan hal tersebut, Ketua Penyelenggara GSI, M. Al-Haddad, menyampaikan harapannya agar ajang tahun ini menjadi momentum lahirnya bintang-bintang sepak bola masa depan Indonesia.
“Harapan kami, GSI menjadi wadah pengembangan bakat yang sehat. Selain mengejar gelar juara, yang lebih utama adalah menanamkan nilai-nilai luhur dan disiplin dalam diri setiap atlet muda kita,” ujar Al-Haddad.
Kompetisi GSI SD Sidoarjo 2026 ini akan diikuti oleh tim-tim terbaik perwakilan tiap kecamatan, yang akan memperebutkan gelar juara dengan mengedepankan nilai-nilai fair play.














