LANGSA – Program Car Free Day (CFD) yang digelar setiap Minggu pagi di Kota Langsa semakin menjadi ruang publik favorit masyarakat. Kegiatan yang mendapat dukungan penuh dari Wali Kota Langsa, Jefri Sentana, tersebut tidak hanya menjadi sarana olahraga, tetapi juga berkembang sebagai destinasi wisata rakyat yang mampu menggerakkan perekonomian lokal.
Dengan menutup akses kendaraan di sekitar Pendopo Wali Kota Langsa, masyarakat dapat menikmati ruang terbuka yang nyaman untuk berolahraga, berjalan santai, bersepeda, hingga berkumpul bersama keluarga tanpa terganggu polusi kendaraan.
Jadi Ikon Aktivitas Masyarakat
Car Free Day kini menjadi salah satu ikon kegiatan masyarakat Kota Langsa. Setiap pekan, kawasan CFD dipadati warga yang memanfaatkan momen tersebut untuk menjaga kebugaran sekaligus menikmati suasana pagi yang segar.
Kehadiran pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di sepanjang area CFD turut menambah semarak suasana. Beragam kuliner dan produk lokal menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung.
Wali Kota Langsa Rutin Berbaur dengan Masyarakat
Dukungan terhadap kegiatan Car Free Day juga terlihat dari keterlibatan langsung Wali Kota Langsa, Jefri Sentana, yang aktif mengikuti jalan santai bersama masyarakat setiap Minggu pagi.
Kehadiran orang nomor satu di Kota Langsa tersebut dinilai menjadi bentuk dukungan nyata terhadap gaya hidup sehat sekaligus mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat.
Aktivitas jalan santai biasanya berlangsung di kawasan sekitar Pendopo Wali Kota, jalan utama kota, hingga Lapangan Merdeka Langsa. Kawasan tersebut dikenal memiliki suasana yang teduh, nyaman, dan indah sehingga menjadi lokasi favorit warga untuk berolahraga maupun bersantai bersama keluarga.
Kehadiran Wali Kota yang berbaur langsung dengan masyarakat juga mendapat apresiasi dari berbagai kalangan karena dinilai mampu membangun kedekatan dan komunikasi yang lebih baik antara pemerintah daerah dengan warga.
Tokoh Olahraga Apresiasi Program CFD
Tokoh sepak bola Langsa sekaligus Ketua Umum PSBL Langsa, H. Hasan Basri, S.H., M.H., menilai pelaksanaan Car Free Day merupakan langkah positif yang memberikan banyak manfaat bagi masyarakat.
Menurut mantan Ketua Harian KONI Kota Langsa tersebut, kegiatan olahraga rakyat seperti CFD mampu meningkatkan kebugaran masyarakat, mempererat silaturahmi antarwarga, serta menjadi sarana rekreasi yang murah dan sehat.
“Olahraga rakyat seperti ini sangat bagus karena selain menyehatkan tubuh, juga memperkuat ikatan sosial masyarakat,” ujar Hasan Basri saat dihubungi melalui sambungan telepon, Minggu (31/5/2026).
Dorong Pertumbuhan UMKM Lokal
Selain memberikan manfaat kesehatan, Car Free Day juga dinilai berdampak positif terhadap perekonomian masyarakat.
Dengan adanya kesempatan bagi pelaku UMKM untuk berjualan di area CFD, masyarakat tidak hanya berolahraga tetapi juga dapat menikmati berbagai kuliner khas Langsa dan produk usaha lokal lainnya.
Menurut Hasan Basri, kondisi tersebut menciptakan perputaran ekonomi yang langsung dirasakan oleh masyarakat kecil.
Kenang Suasana CFD di Jakarta
Hasan Basri mengaku suasana serupa pernah ia rasakan saat berada di Jakarta pada periode 2010 hingga 2017. Saat itu, ia aktif dalam berbagai organisasi dan rutin mengikuti kegiatan Car Free Day yang menjadi ruang interaksi masyarakat dari berbagai kalangan.
Menurutnya, kini suasana yang sama mulai tumbuh di Kota Langsa dengan antusiasme masyarakat yang terus meningkat setiap pekan.
“Car Free Day di Langsa menjadi ruang publik yang hidup, sehat, produktif, dan memberikan manfaat bagi banyak pihak,” katanya.
Harap Dukungan untuk Olahraga Prestasi
Meski mengapresiasi keberhasilan program Car Free Day, Hasan Basri berharap Pemerintah Kota Langsa juga terus memberikan perhatian terhadap pembinaan olahraga prestasi.
Menurutnya, olahraga masyarakat dan olahraga prestasi harus berjalan beriringan agar Kota Langsa mampu melahirkan atlet-atlet yang dapat mengharumkan nama daerah di tingkat Aceh maupun nasional.
“Car Free Day bukan sekadar kegiatan rutin, tetapi simbol kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan pelaku usaha kecil. Namun di sisi lain, olahraga prestasi juga perlu mendapat dukungan agar mampu membawa nama baik Kota Langsa di tingkat regional maupun nasional,” pungkasnya.













