Prabowo Tunjuk 5 Pejabat Baru BGN, Ketut Sumedana Jadi Deputi Pengawasan

JAKARTA – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menunjuk lima pejabat baru di lingkungan Badan Gizi Nasional (BGN). Salah satunya adalah mantan Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung, Ketut Sumedana, yang dipercaya menjabat sebagai Deputi Bidang Pemantauan dan Pengawasan BGN.

Kelima pejabat tersebut diperkenalkan sebagai pejabat pimpinan tinggi di lingkungan BGN yang diangkat berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres).

Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari memperkenalkan Ketut Sumedana saat berada di Kantor Pusat BGN, Jakarta.

“Beliau lama jadi Kapuspenkum, ya. Silakan Bapak Dr. Ketut Sumedana, S.H., M.H. Ini dulu kalau ada konferensi pers di Kejagung, kayaknya beliau ini yang mengorganisir,” kata Agustina di Kantor Pusat BGN, Jakarta, Selasa (21/7/2026).

Ketut Sumedana Dipercaya Awasi Program BGN

Ketut Sumedana memiliki rekam jejak panjang di lingkungan Kejaksaan Republik Indonesia. Ia pernah menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Bali dan Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan.

Menurut Agustina, pengalaman panjang Ketut selama berkarier di kejaksaan menjadi salah satu modal penting dalam menjalankan tugas barunya di BGN.

Ketut disebut memiliki pengalaman selama sekitar 28 tahun di lingkungan kejaksaan serta jaringan yang luas di berbagai daerah di Indonesia.

“Misalnya ada beberapa kejadian dan sebagainya, mungkin keracunan dan sebagainya, beliau yang akan lihat langsung. Beliau punya jaringan seluruh Indonesia, tentu saja sebagai mantan di Kejagung,” ujar Agustina.

Dalam posisi barunya, Ketut akan bertugas melakukan pemantauan dan pengawasan terhadap pelaksanaan berbagai program BGN, termasuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Pantau Potensi Penyimpangan hingga Standar Operasional MBG

Agustina menjelaskan, Deputi Bidang Pemantauan dan Pengawasan memiliki peran dalam mengidentifikasi potensi penyimpangan sekaligus memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai regulasi dan standar yang telah ditetapkan.

Pengawasan juga mencakup monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di berbagai daerah.

“Ini nanti monitoring dan evaluasi seluruh program MBG, termasuk standar operasional. Jadi, begini kira-kira pembagian tugasnya,” kata Agustina.

Dengan tugas tersebut, Deputi Bidang Pemantauan dan Pengawasan diharapkan dapat memastikan pelaksanaan program BGN berjalan sesuai ketentuan, termasuk melakukan pemantauan apabila ditemukan persoalan dalam pelaksanaan program di lapangan.

Daftar 5 Pejabat Baru BGN

Berikut lima pejabat baru di lingkungan Badan Gizi Nasional:

  1. Lili Khamiliyah sebagai Sekretaris Utama.
  2. Prima Yosephine Berliana Tumiur Hutapea sebagai Deputi Bidang Sistem dan Tata Kelola.
  3. Zainuri sebagai Deputi Bidang Penyediaan dan Penyaluran.
  4. Mariman Darto sebagai Deputi Bidang Promosi dan Kerja Sama.
  5. Ketut Sumedana sebagai Deputi Bidang Pemantauan dan Pengawasan.

Penunjukan lima pejabat tersebut menjadi bagian dari penguatan struktur organisasi BGN dalam menjalankan berbagai program strategis pemerintah, terutama pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *