APINDO Dukung Penuh Visi Presiden Prabowo: Fokus Industrialisasi Nasional dan Perluasan Lapangan Kerja

JAKARTA — Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) menegaskan komitmennya untuk berdiri sejalan dengan visi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Dalam pertemuan strategis di Hambalang, APINDO menyatakan siap mendorong industrialisasi nasional guna menciptakan lapangan kerja massal dan memperkuat ketahanan ekonomi Indonesia.

Ketua Umum APINDO, Shinta W. Kamdani, menyampaikan bahwa sinergi antara pemerintah dan dunia usaha merupakan implementasi dari semangat Indonesia Incorporated demi pertumbuhan ekonomi yang inklusif.

Fokus pada Sektor Padat Karya

Dalam audiensi tersebut, Presiden Prabowo mengajak para pengusaha untuk mengakselerasi penciptaan lapangan kerja di sektor-sektor kunci, seperti:

  • Industri tekstil dan garmen.

  • Industri alas kaki dan furnitur.

  • Industri makanan dan minuman.

“Arahan Presiden menjadi dorongan kuat bagi kami. APINDO siap mengambil peran aktif dalam meningkatkan kapasitas produksi dan membuka lebih banyak kesempatan kerja di seluruh pelosok tanah air,” ungkap Shinta dalam keterangan tertulisnya, Selasa (10/2/2026).

Pentingnya Pembenahan Struktural dan Produktivitas

Shinta menekankan bahwa dunia usaha tidak hanya membutuhkan kebijakan terkait pengupahan, tetapi juga peran aktif pemerintah dalam meningkatkan produktivitas tenaga kerja. Hal ini penting agar iklim investasi tetap sehat dan berkelanjutan.

APINDO juga menyoroti pentingnya debottlenecking atau pembersihan hambatan pada regulasi, perizinan, logistik, dan biaya produksi. Langkah ini dinilai krusial agar industri dalam negeri mampu bersaing dengan negara agresif di kawasan, seperti Vietnam.

“Peningkatan daya saing nasional bertumpu pada pembenahan struktural di dalam negeri. Jika hambatan regulasi dan biaya logistik dapat ditekan, industri kita akan jauh lebih kompetitif di pasar global,” tambahnya.

Sinergi Berlandaskan Bhinneka Tunggal Ika

Presiden Prabowo mengapresiasi peran dunia usaha yang tetap menjunjung tinggi nilai-nilai Bhinneka Tunggal Ika. Keberagaman di sektor usaha dinilai sebagai kekuatan strategis yang mampu melahirkan inovasi dan produktivitas tinggi untuk menghadapi tantangan ekonomi global.

Melalui penguatan industrialisasi, APINDO yakin Indonesia dapat menciptakan nilai tambah yang lebih besar bagi produk lokal, yang pada akhirnya akan bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat secara luas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *