MUSI RAWAS UTARA — Mengakhiri rangkaian kegiatan bulan suci, keluarga besar SMP Negeri Karang Anyar, Kecamatan Rupit, menggelar aksi sosial bertajuk “Ramadhan Berbagi”. Kegiatan ini menjadi puncak kepedulian sekolah dengan menyalurkan bantuan sembako kepada siswa yatim dan mereka yang berasal dari keluarga kurang mampu, Kamis (12/3/2026).
Aksi rutin tahunan ini dilakukan untuk memastikan seluruh siswa dapat menyambut Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah dengan penuh sukacita.
Bantuan Sembako untuk 15 Siswa Pilihan
Tahun ini, pihak sekolah mendata sebanyak 15 siswa yang menjadi prioritas penerima manfaat. Paket bantuan yang disalurkan mencakup kebutuhan pokok harian serta perlengkapan khas hari raya, mulai dari beras, minyak goreng, gula pasir, sirup, aneka minuman, hingga gandum.
Kepala SMPN Karang Anyar menegaskan bahwa pemilihan nama “Ramadhan Berbagi” memiliki filosofi mendalam untuk menjaga martabat siswa penerima.
“Kami ingin menanamkan nilai kebersamaan dan empati tanpa menimbulkan rasa canggung atau tidak nyaman bagi siswa. Ini adalah bentuk kasih sayang guru dan rekan sejawat kepada mereka yang membutuhkan,” jelasnya.
Puncak Rangkaian Pesantren Ramadan
Penyaluran bantuan ini menjadi penutup dari rangkaian kegiatan Pesantren Ramadan yang telah berlangsung sejak Senin, 9 Maret 2026. Sebelum paket sembako diserahkan, seluruh siswa dan guru terlebih dahulu melaksanakan pembacaan Surah Yasin berjamaah serta mendengarkan tausiah agama.
Selama hampir satu minggu, para siswa telah dibekali dengan berbagai pembinaan karakter dan keagamaan guna memperkuat nilai-nilai religius dan akhlak mulia.
Membangun Karakter Peduli Sesama
Pihak sekolah berharap kegiatan ini tidak hanya dilihat dari sisi materi, tetapi sebagai pelajaran nyata bagi siswa lainnya untuk memiliki rasa kepedulian sosial yang tinggi.
“Tujuan utama kami adalah membentuk karakter siswa yang tidak hanya cerdas secara akademik, tapi juga memiliki kebiasaan ibadah yang baik dan jiwa sosial yang kuat. Semoga bantuan ini bermanfaat bagi keluarga mereka menjelang Lebaran nanti,” tambah pihak sekolah.
Para siswa penerima bantuan pun menyampaikan rasa syukur mereka. Bagi mereka, perhatian dari sekolah ini merupakan suntikan semangat untuk terus belajar meski di tengah keterbatasan ekonomi.















