ACEH BARAT — Organisasi Ikatan Mahasiswa Aceh Singkil (IMASIL) Aceh Barat resmi memasuki babak baru. Melalui hasil sidang istimewa yang digelar oleh jajaran pengurus, Muhammad Ricko Pratama terpilih secara aklamasi sebagai Pejabat (PJ) Ketua Umum IMASIL Aceh Barat untuk periode transisi 2026.
Penunjukan Ricko bertujuan untuk memastikan roda organisasi tetap berjalan stabil dan dinamis di tengah berbagai tantangan mahasiswa perantauan.
Menghidupkan Kembali Roh Kekeluargaan
Dalam sambutan perdananya, Muhammad Ricko Pratama menegaskan komitmennya untuk memperkuat fondasi internal organisasi. Ia menekankan bahwa kekompakan dan rasa memiliki antaranggota adalah kunci utama keberhasilan program kerja ke depan.
“Fokus utama kami saat ini adalah merangkul kembali seluruh anggota guna memperkuat solidaritas serta menghidupkan kembali nilai-nilai kekeluargaan yang merupakan roh utama dalam tubuh IMASIL Aceh Barat,” ujar Ricko.
Ia berharap IMASIL bukan sekadar menjadi wadah formal, melainkan berubah menjadi “rumah yang hangat” bagi mahasiswa asal Aceh Singkil yang sedang menuntut ilmu di Aceh Barat.
Mahasiswa Harus Peka terhadap Isu Daerah
Selain pembenahan internal, Ricko memberikan pernyataan tegas mengenai peran fungsi mahasiswa sebagai agen pengontrol sosial. Ia menginstruksikan kader IMASIL untuk tidak “buta” terhadap kondisi pembangunan di kampung halaman.
“Mahasiswa Aceh Singkil di Aceh Barat harus kritis dan peka terhadap isu daerah. Kami akan terus memantau dinamika pembangunan infrastruktur dan isu strategis lainnya yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat di Aceh Singkil,” tegasnya.
Harapan Baru bagi Mahasiswa Perantauan
Dengan kepemimpinan baru ini, IMASIL Aceh Barat diharapkan menjadi organisasi yang lebih inklusif dan responsif terhadap aspirasi anggotanya. Sinergi yang kuat di internal organisasi diyakini akan mempermudah kolaborasi nyata, baik untuk pengembangan diri mahasiswa maupun kontribusi bagi daerah asal.
Momentum ini menandai tekad kuat IMASIL Aceh Barat untuk terus aktif menjalankan program strategis dan mempererat tali silaturahmi di antara seluruh mahasiswa Aceh Singkil yang berdomisili di Bumi Teuku Umar.












