GIANYAR — Persebaya Surabaya sukses memetik kemenangan krusial sekaligus mematikan dalam laga bertajuk Derbi Jawa Timur pada pekan ke-30 Super League 2025/2026. Bertanding di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Selasa (28/04/2026), tim berjuluk Bajul Ijo tersebut melumat Arema FC dengan skor telak 4-0.
Meski Arema FC sempat mendominasi jalannya babak pertama, efektivitas serangan balik dan ketajaman lini depan Persebaya di babak kedua menjadi pembeda yang sangat kontras dalam laga ini.
Dominasi Semu Singo Edan di Babak Pertama
Sejak peluit awal dibunyikan, Arema FC sebenarnya tampil lebih menekan. Mengandalkan motor serangan melalui Dalberto dan Gustavo Franca, Singo Edan berkali-kali membongkar pertahanan lawan. Peluang emas tercipta pada menit ke-4 lewat sepakan jarak jauh Gustavo Franca, namun bola masih menyamping tipis dari gawang Persebaya.
Tekanan Arema terus berlanjut hingga menit ke-23 saat Dalberto melepaskan tendangan spekulatif yang masih mampu diblok barisan pertahanan Persebaya. Hingga waktu turun minum tiba, skor kacamata 0-0 tetap bertahan.
Pesta Gol Bajul Ijo di Babak Kedua
Memasuki paruh kedua, momentum pertandingan berubah drastis. Persebaya yang tampil lebih agresif hanya membutuhkan empat menit untuk memecah kebuntuan. Pada menit ke-49, Francisco Rivera mencatatkan namanya di papan skor usai mengonversi umpan matang dari Milos Raickovic.
Arema sempat nyaris menyamakan kedudukan melalui sundulan Joel Vinicius, namun dewi fortuna belum berpihak karena bola hanya membentur mistar gawang.
Keunggulan Persebaya bertambah pada menit ke-76 melalui Jefferson Silva. Gol tersebut bermula dari eksekusi penalti Bruno Moreira yang sempat ditepis kiper Arema, Lucas Frigeri, namun bola rebound langsung disambar dengan cepat oleh Jefferson.
Dominasi Persebaya semakin tak terbendung di penghujung laga. Francisco Rivera kembali mencetak gol keduanya pada menit ke-82. Pesta kemenangan ditutup oleh gol Mikel Alfredo Tata pada menit ke-87 setelah memanfaatkan assist ciamik dari Rivera.
Persaingan Menuju Papan Atas
Secara statistik, Arema FC unggul dalam penguasaan bola, namun Persebaya membuktikan bahwa efektivitas peluang adalah kunci utama. Kemenangan ini membawa Persebaya melesat ke peringkat keempat klasemen sementara dengan koleksi 48 poin.
Di sisi lain, kekalahan ini memutus tren positif Arema FC dalam empat laga terakhir dan membuat mereka tertahan di posisi ke-10 dengan raihan 39 poin. Derbi Jawa Timur kali ini kembali menegaskan bahwa ketajaman lini depan sering kali menjadi penentu hasil akhir di tengah rivalitas yang sengit.














