SITUBONDO — Warga Desa Palangan dan Gadingan, Kecamatan Jangkar, Situbondo, Jawa Timur, menyampaikan kekecewaan dan keresahan mendalam terhadap tindakan CV Cemara Perkasa Dua. Perusahaan kontraktor tersebut dituding menaruh material proyek di tengah jalan, alih-alih di tepi jalan, yang mengakibatkan gangguan serius dan sejumlah kecelakaan.
Kekesalan warga memuncak pada Kamis (12/12/2024), setelah tumpukan material di tengah jalan itu menyulitkan pengguna jalan.
“Warga kesulitan melewati jalan tersebut dan bahkan beberapa mobil mengalami kecelakaan, termasuk putus as roda karena jatuh ke selokan,” ungkap salah satu warga setempat.
Warga merasa CV Cemara Perkasa Dua tidak memperhatikan keselamatan dan kenyamanan publik. Mereka menuntut agar perusahaan segera bertanggung jawab dan memindahkan material tersebut ke tempat yang aman.
Kualitas Pekerjaan Dipertanyakan
Selain masalah penempatan material, warga juga mempertanyakan kualitas pekerjaan CV Cemara Perkasa Dua yang dianggap “asal-asalan”. Keluhan mencakup:
-
Pemasangan jalan yang tidak lurus dan berbelok-belok.
-
Olahan campuran material yang dinilai jelek.
Warga setempat menyatakan ketidakpercayaan mereka terhadap kemampuan perusahaan tersebut dalam menyelesaikan proyek sesuai standar. Warga mendesak Dinas terkait untuk segera menindaklanjuti kasus ini.
“Kami berharap agar Dinas terkait dapat menindaklanjuti kasus ini dan mengambil tindakan yang tepat untuk menghentikan aktivitas CV Cemara Perkasa Dua yang mengganggu keselamatan warga,” tambah warga.
Dinas terkait diharapkan segera memastikan bahwa pekerjaan CV Cemara Perkasa Dua telah sesuai dengan standar yang berlaku dan menjamin keselamatan pengguna jalan.














