SMKN 1 Kendit Luncurkan Pembelajaran Berbasis TEFA, Siapkan Lulusan Unggul yang Siap Kerja di Industri

SITUBONDO — SMKN 1 Kendit, Kabupaten Situbondo, resmi meluncurkan program Pembelajaran Berbasis Teaching Factory (TEFA) dan Gerakan Optimalisasi Kompetensi Siswa ke Desa pada Rabu (11/2/2026). Langkah strategis ini diambil guna mencetak lulusan yang tidak hanya menguasai teori, tetapi juga memiliki keahlian praktis sesuai standar industri.

Acara pelantikan ini dihadiri langsung oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Bondowoso-Situbondo, Drs. Slamet Riyadi, M.M., Bidang Kurikulum Amad Aswar Anas, komite sekolah, serta tokoh masyarakat setempat.

Mendorong SMKN 1 Kendit “Naik Kelas”

Dalam sambutannya, Drs. Slamet Riyadi, M.M., menekankan pentingnya peningkatan kualitas pendidikan vokasi melalui kolaborasi internal yang solid. Ia mendorong agar sekolah terus berinovasi guna menjawab tantangan dunia kerja yang semakin kompetitif.

“SMKN 1 Kendit harus naik kelas. Kekompakan antara murid dan guru harus dibangun secara bersatu. Dengan visi yang sama, saya optimis sekolah ini mampu menjadi lembaga unggul yang menghasilkan lulusan kompeten dan siap kerja,” tegas Slamet Riyadi.

Implementasi TEFA: Menghadirkan Industri ke Sekolah

Pembelajaran Berbasis TEFA merupakan model pendidikan yang mengintegrasikan proses produksi dan layanan nyata ke dalam kurikulum sekolah. Melalui model ini, siswa tidak lagi hanya belajar di dalam kelas, tetapi merasakan pengalaman kerja sesungguhnya dengan standar industri.

Amad Aswar Anas dari Bidang Kurikulum menjelaskan bahwa sekolah telah menyiapkan berbagai program penguatan, termasuk skema magang dan pelatihan kerja intensif.

“Kami berharap melalui TEFA ini, siswa dapat meningkatkan kompetensi mereka sehingga saat lulus nanti, mereka sudah terbiasa dengan ritme dan kualitas yang diminta oleh dunia industri,” ujar Amad.

Optimalisasi Kompetensi Siswa ke Desa

Selain fokus pada industri, SMKN 1 Kendit juga meluncurkan gerakan optimalisasi kompetensi ke desa. Program ini bertujuan agar ilmu dan keterampilan yang dimiliki siswa dapat dirasakan manfaatnya langsung oleh masyarakat sekitar, sekaligus mengasah kepekaan sosial siswa.

Acara peluncuran ini diharapkan menjadi momentum bagi SMKN 1 Kendit untuk mempererat hubungan antara pihak sekolah, masyarakat, dan mitra industri. Dengan sinergi tersebut, SMKN 1 Kendit siap bertransformasi menjadi pusat keunggulan vokasi di Kabupaten Situbondo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *