Penuh Khidmat, BKM Jami’ Nurul Iman Langsa Gelar Peringatan Isra Mi’raj 1448 H Bersama Kyai Asal Sumedang

LANGSA — Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Jami’ Nurul Iman Dusun Utama, Gampong Paya Bujuk Seulemak, Kecamatan Langsa Baro, Kota Langsa, menggelar peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1448 H / 2026 M, Jumat malam (16/1/2026).

Acara yang berlangsung dengan penuh kekhusyukan ini dihadiri oleh sekitar dua ratus jamaah, tokoh masyarakat, pengurus BKM, hingga Ketua Tuha Peut Gampong Paya Bujuk Seulemak.

Agenda Rutin Perkuat Ukhuwah Islamiyah

Sekretaris Umum BKM Jami’ Nurul Iman, H. Hasan Basri, SH, MH, menjelaskan bahwa peringatan ini merupakan agenda rutin tahunan. Selain untuk memperingati peristiwa besar dalam sejarah Islam, kegiatan ini bertujuan memperkuat keimanan serta mempererat silaturahmi antarwarga gampong.

Ketua Umum BKM Jami’ Nurul Iman, Prof. Dr. Muzakkir Samidan, S.Pd, SH, MH, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi mendalam kepada penceramah tamu, Kyai Anwar Abdul Jabbar, yang merupakan pengasuh Pesantren Asmahusnal Sumedang, Jawa Barat.

“Kehadiran beliau di tengah kesibukannya sebagai relawan di Aceh memberikan pencerahan luar biasa bagi jamaah. Melalui peringatan Isra Mi’raj ini, kita diajak untuk bersabar dan menjadikan peristiwa ini pedoman dalam meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT,” ujar Prof. Muzakkir.

Tausyiah: Isra Mi’raj Sebagai Pembuktian Ketaatan

Mengusung tema “Perjalanan Pembuktian Atas Ketaatan”, Kyai Anwar Abdul Jabbar dalam tausyiahnya menekankan bahwa Isra Mi’raj adalah mukjizat besar yang melampaui logika manusia. Menurutnya, peristiwa ini hanya bisa diterima dengan kacamata keimanan yang murni.

“Isra Mi’raj adalah saksi atas keajaiban misi Nabi Muhammad SAW dan kebenaran spiritual yang mendalam. Peristiwa ini harus menjadi sumber inspirasi bagi kaum beriman untuk semakin mencintai Allah SWT dan meneladani Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari,” tutur Kyai Anwar.

Ia juga mengingatkan bahwa pengalaman spiritual Nabi tersebut mencerminkan rahmat Allah yang tidak terbatas bagi umatnya yang taat.

Acara ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan umat, keberkahan bagi masyarakat sekitar, serta harapan agar nilai-nilai Isra Mi’raj dapat diimplementasikan dalam menjaga kerukunan di Kota Langsa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *