JAKARTA — Pemerintah Kabupaten Gresik menorehkan prestasi gemilang di tingkat nasional dengan meraih predikat Kinerja Tinggi dalam Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EPPD) Tahun 2026. Berdasarkan Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 100.2.7-739 Tahun 2026, Gresik sukses menempati peringkat ke-6 nasional dengan perolehan skor tinggi sebesar 3,5560.
Penghargaan bergengsi tersebut diterima langsung oleh Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, di Jakarta pada Senin (27/04/2026). Capaian ini merupakan bentuk apresiasi atas kinerja penyelenggaraan pemerintahan sepanjang tahun 2025 yang dinilai sangat akuntabel dan efektif.
Peningkatan Signifikan Tata Kelola
Prestasi ini menunjukkan lompatan besar dalam tata kelola pemerintahan daerah di Kabupaten Gresik, terutama pada aspek transparansi, efektivitas program pembangunan, dan kualitas pelayanan publik.
Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, menegaskan bahwa keberhasilan ini bukanlah kerja individu, melainkan buah dari sinergi kolektif seluruh perangkat daerah.
“Capaian ini menjadi bukti bahwa tata kelola pemerintahan di Gresik berada pada jalur yang tepat. Pemerintah Kabupaten Gresik akan terus berkomitmen meningkatkan kinerja dan kualitas pelayanan publik secara berkelanjutan,” ujar Bupati yang akrab disapa Gus Yani tersebut.
Apresiasi Kemendagri terhadap Kemandirian Daerah
Dalam seremoni penyerahan penghargaan, Wakil Menteri Dalam Negeri RI, Bima Arya Sugiarto, menekankan bahwa esensi otonomi daerah bukan sekadar kewenangan administratif, melainkan kemandirian. Ia mendorong daerah untuk terus memperkuat kapasitas fiskal dan ekonomi guna menjawab tantangan global.
Penghargaan EPPD sendiri merupakan indikator penilaian pusat terhadap kemampuan daerah dalam menjalankan 32 urusan pemerintahan sebagaimana amanat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014.
Momentum Reformasi Birokrasi
Pihak Pemkab Gresik secara khusus mengapresiasi peran Bagian Pemerintahan Sekretariat Daerah yang telah solid dalam mengoordinasikan penyusunan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) hingga tahap evaluasi akhir di tingkat nasional.
Capaian peringkat 6 besar nasional ini diharapkan menjadi katalisator bagi seluruh jajaran birokrasi di Gresik untuk terus mempercepat reformasi birokrasi. Fokus utama ke depan tetap pada peningkatan kualitas layanan yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat luas.












