JOMBANG – Dewan Pengurus Kabupaten (DPK) Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Kabupaten Jombang resmi dilantik dalam sebuah prosesi yang digelar di Pendopo Kabupaten Jombang, Kamis (4/6/2026).
Dalam pelantikan tersebut, H. Fathur Rohman resmi menerima bendera APINDO dari Ketua DPW APINDO Jawa Timur sebagai simbol penyerahan amanah dan tanggung jawab untuk memimpin organisasi pengusaha tersebut di Kabupaten Jombang.
Warsubi Masuk Jajaran Dewan Penasehat
Bupati Jombang, H. Warsubi, turut masuk dalam susunan kepengurusan yang dilantik dan dipercaya sebagai Dewan Penasehat DPK APINDO Kabupaten Jombang.
Dalam sambutannya, Warsubi menyampaikan bahwa pelantikan pengurus APINDO merupakan langkah strategis dalam mendorong pertumbuhan investasi, pengembangan industri, serta peningkatan kemandirian ekonomi masyarakat.
Menurutnya, kehadiran APINDO diharapkan mampu membuka peluang usaha baru sekaligus memperluas lapangan pekerjaan bagi masyarakat Jombang, khususnya kalangan usia produktif.
Dukung Program Penciptaan Wirausaha Baru
Warsubi menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan APINDO dapat menjadi salah satu motor penggerak dalam mewujudkan visi pembangunan daerah.
Ia berharap keberadaan APINDO mampu mendukung program penciptaan pengusaha baru hingga tingkat dusun.
“Dengan kerja sama yang baik, bukan tidak mungkin target satu dusun satu pengusaha dapat terwujud. Bahkan ke depan bisa berkembang menjadi lebih dari satu pengusaha baru di setiap dusun,” ujarnya.
Ketua APINDO Ajak Pengurus Segera Bekerja
Sementara itu, Ketua DPK APINDO Jombang, H. Fathur Rohman, mengajak seluruh jajaran pengurus yang baru dilantik untuk segera menjalankan program kerja organisasi yang telah dirumuskan dan disepakati bersama.
Menurutnya, APINDO harus mampu menjadi wadah yang produktif dalam mendorong pertumbuhan dunia usaha sekaligus memperkuat kemitraan dengan pemerintah daerah.
“Kita harus segera bekerja dan merealisasikan program-program yang telah disusun demi kemajuan dunia usaha dan perekonomian Kabupaten Jombang,” katanya.
Sorotan terhadap Akses Wawancara Media
Di balik pelaksanaan pelantikan tersebut, muncul sorotan dari kalangan jurnalis terkait tidak adanya kesempatan untuk melakukan wawancara langsung atau doorstop interview dengan sejumlah pejabat maupun pengurus yang baru dilantik.
Padahal, momen pelantikan tersebut dinilai penting untuk menggali lebih jauh program kerja dan arah kebijakan organisasi ke depan.
Meski demikian, acara pelantikan berlangsung lancar dan dihadiri sejumlah tokoh, pengusaha, serta unsur pemerintah daerah Kabupaten Jombang.














