Satpam Zaman Now Wajib Melek IT! PT Garda Total Security Klaten Luluskan 100 Personel Ahli Drone dan CCTV

KLATEN — Langkah revolusioner diambil oleh Badan Usaha Jasa Pengamanan (BUJP) PT Garda Total Security Klaten dalam menciptakan standar baru di dunia sekuritas. Perusahaan ini resmi menutup Pelatihan Satpam Kualifikasi Gada Pratama Tingkat Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Tengah Angkatan ke-84 pada Senin (25/05/2026). Upacara penutupan dilaksanakan secara khidmat di halaman kantor pusat Jogonalan, Klaten, dengan dihadiri langsung oleh jajaran pejabat utama dari Polda Jateng.

Langkah ini sekaligus menjadi penanda lahirnya generasi baru penjaga keamanan di era digital yang siap mengamankan aset-aset vital perusahaan modern.

Dobrak Kurikulum Lama: Wajib Kuasai Simulator Drone dan Aplikasi Patroli

Pelatihan intensif yang berlangsung selama 10 hari dengan sistem karantina menginap ini meluluskan 100 peserta dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Tengah. Seluruh lulusan kini resmi menyandang kualifikasi Gada Pratama serta berhak memegang Kartu Tanda Anggota (KTA) Satpam resmi yang diterbitkan oleh Polda Jateng.

Berbeda dari angkatan sebelumnya, tahun ini PT Garda Total Security melakukan perombakan kurikulum secara besar-besaran. Direktur PT Garda Total Security, Agus Nur Wijanarko, menjelaskan bahwa pihaknya kini menerapkan Pelatihan Kekhususan Garda (PKG) sebagai respons nyata atas kebutuhan perusahaan pengguna jasa di era modern.

“Khusus angkatan ini kami melakukan perubahan signifikan melalui PKG. Selama ini kami selalu mengakomodasi permintaan perusahaan pengguna satpam. Dengan kondisi industri saat ini, mereka sangat memerlukan personel satpam yang melek teknologi,” ujar Agus usai upacara penutupan.

Agus menambahkan, mulai lulusan angkatan ke-84 ini dan seterusnya, para peserta tidak hanya ditempa secara fisik dan dibekali kompetensi dasar kepolisian serta pelayanan prima (service excellent). Mereka kini wajib menguasai materi berbasis teknologi informasi (IT).

“Sistem absensi dan patroli satpam kami sudah menggunakan aplikasi khusus. Satpam juga dibekali materi pemantauan CCTV, termasuk praktik langsung menggunakan simulator drone yang sudah kami siapkan di pusat pelatihan. Bahkan, pelaporan situasi di lapangan kini seluruhnya berbasis aplikasi,” jelasnya mendalam.

Laku Keras! Belum Resmi Lulus, 25 Persen Personel Sudah Dipesan Perusahaan

Terobosan materi IT ini terbukti menjadi daya tawar yang sangat tinggi di pasar tenaga kerja. PT Garda Total Security mencatat, sebanyak 25 persen dari total lulusan angkatan ini sudah langsung direkrut oleh berbagai perusahaan pengguna jasa melalui proses seleksi ketat sebelum pelatihan resmi ditutup.

“Sebanyak 25 persen lulusan sudah langsung terekrut melalui seleksi kemarin. Sisanya akan diserap secara bertahap. Kami optimistis dalam hitungan dua sampai tiga bulan ke depan, seluruh lulusan sudah terserap sepenuhnya di lapangan kerja,” pungkas Agus.

Dengan penguatan kompetensi digital tersebut, PT Garda Total Security menargetkan seluruh lulusannya mampu memimpin persaingan di industri keamanan modern yang kian mengandalkan sistem digital terintegrasi, sekaligus menaikkan marwah dan standar profesionalisme profesi satpam di wilayah Jawa Tengah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *