Pemkab Gresik dan Cargill Perkuat Kolaborasi Penurunan Stunting di Manyar

GRESIK — Pemerintah Kabupaten Gresik bersama PT Cargill Indonesia resmi menutup Program Promosi dan Pencegahan Stunting Fase 2 yang menyasar enam desa di Kecamatan Manyar. Agenda yang dirangkaikan dengan momen Halalbihalal pada Senin (30/3/2026) ini mempertegas komitmen lintas sektor dalam mempercepat penurunan angka stunting di tingkat akar rumput.

Wakil Bupati Gresik, Asluchul Alif, menekankan bahwa tantangan stunting di kawasan industri seperti Manyar tidak dapat diselesaikan secara parsial oleh pemerintah saja.

Sinergi Laskar Cegah Stunting dan Capaian Program

Program Corporate Social Responsibility (CSR) dari PT Cargill Indonesia ini telah mencatatkan hasil yang terukur. Salah satu pencapaian utama adalah pelatihan 42 Laskar Cegah Stunting yang menjadi ujung tombak komunikasi perubahan perilaku di tengah masyarakat.

Intervensi program ini mencakup berbagai kelompok strategis, antara lain:

  • Ibu Menyusui: 452 orang mendapatkan edukasi dan dukungan Pemberian Makanan Tambahan (PMT).

  • Orang Tua Balita: 440 wali murid PAUD mengikuti program parenting cegah stunting.

  • Remaja Putri: 300 siswi terlibat dalam program Youth Speak Up Cegah Stunting.

  • Media Edukasi: Distribusi 300 paket PMT edukasi dan pemasangan 500 stiker informasi penyebab stunting ke rumah-rumah warga.

Edukasi Sebagai Kunci di Kawasan Industri

Wabup Alif menyoroti tantangan unik di Kecamatan Manyar yang memiliki mobilitas penduduk tinggi serta tren pernikahan usia dini. Menurutnya, pemenuhan gizi anak membutuhkan kesabaran dan pemahaman mendalam dari orang tua.

“Memberikan asupan gizi itu tidak mudah, butuh waktu dan kesabaran. Di sinilah peran edukasi menjadi sangat penting untuk membangun kesadaran kolektif,” ujar Alif.

Ia juga mengingatkan bahwa keberhasilan sebuah program tidak hanya dilihat dari banyaknya relawan, melainkan dampak nyata pada penurunan angka stunting. Alif mendorong agar enam desa dampingan ini menjadi model percontohan yang fokus dan signifikan hasilnya.

Fokus Intervensi Berbasis Desa

Pemkab Gresik terus mendorong penguatan intervensi melalui forum rembuk stunting desa, keterlibatan aktif kader, serta dukungan berkelanjutan dari dunia usaha. Laskar cegah stunting diharapkan tetap terkoneksi dengan tenaga kesehatan dan program pemerintah agar bergerak dalam satu komando.

Dengan berakhirnya Fase 2 ini, kolaborasi antara pemerintah dan PT Cargill Indonesia diharapkan dapat menciptakan kemandirian desa dalam menjaga status gizi anak-anak di wilayah Manyar secara berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *