Literasi Keuangan Jateng Masih Rendah, Didik Haryadi Gencar Edukasi Warga soal Investasi Bodong hingga Judi Online

BOYOLALI – Anggota Komisi XI DPR RI, Didik Haryadi, menggelar kegiatan edukasi literasi keuangan bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Boyolali, Kamis (5/11/2026). Kegiatan tersebut menyasar Komunitas Peduli Anak Yatim Boyolali sebagai upaya meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap produk dan layanan keuangan.

Didik menjelaskan, kegiatan ini merupakan pendalaman Komisi XI bersama OJK tentang dua hal pokok, yakni bijak berinvestasi dan bijak menggunakan teknologi keuangan digital.

Bijak Berinvestasi

“Pertama, kita bijak berinvestasi. Kita mengingatkan supaya teman-teman itu tidak tergiur iming-iming dan berhati-hati dalam menentukan investasi, apakah investasi yang benar atau tidak, jangan sampai kena tipu,” ujar Didik saat diwawancarai.

Kedua, ia menyoroti maraknya penipuan keuangan digital yang memanfaatkan WhatsApp dan Instagram. Selain itu, ia juga menekankan bahaya pinjaman online berbunga tinggi dan judi online yang kini menjadi penyakit masyarakat.

“Kita kan saling mengingatkan supaya tidak terjadi hal-hal yang merugikan kawan-kawan sendiri. Merugikan karena ketidaktahuan,” jelasnya.

Literasi Keuangan Jateng 25–30 Persen

Didik mengungkapkan, berdasarkan data Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), tingkat literasi keuangan di Jawa Tengah masih tergolong rendah dibandingkan daerah lain, yaitu sekitar 25 persen hingga 30 persen.

Rendahnya literasi itu, menurut Didik, dipengaruhi karena masyarakat awam kurang update terhadap perkembangan teknologi keuangan. Mereka masih memahami keuangan secara konvensional sehingga rentan tertipu oleh lembaga keuangan ilegal.

“Teknologi yang berkembang mereka tidak begitu memahami, tentang digitalisasi keuangan, teknologi keuangan. Mereka ngertinya konvensional. Kalau tidak berhati-hati bisa menyebabkan ujung-ujungnya kena tipu,” pungkasnya.

Ia berharap sosialisasi serupa terus digencarkan agar angka literasi keuangan masyarakat Jawa Tengah dapat meningkat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *