TANJUNGPINANG – Perguruan Pencak Silat PERSINAS ASAD mengirimkan tiga atlet terbaiknya untuk berlaga di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kepulauan Riau VI Tahun 2026. Ajang multi-event terbesar tingkat provinsi itu dipusatkan di Kota Tanjungpinang dan berlangsung pada 1–8 November 2026.
Pada cabang pencak silat, PERSINAS ASAD menurunkan atlet di tiga kelas berbeda yang tersebar di dua kontingen. Atlet pertama, Fabian bin HM Tohir (Kelas D), akan bertanding memperkuat kontingen tuan rumah Kota Tanjungpinang. Sementara dua atlet lainnya, Ramadhan Arya Proyoga bin Darmoyo dan Asnan Rizqy Benarivo bin Ali Muchsin, akan berjuang untuk kontingen Kabupaten Lingga di Kelas B, C, dan D.
Ketua rombongan menyebut, sejatinya PERSINAS ASAD menyiapkan empat atlet. Satu atlet tambahan dari Kelas J disiapkan untuk memperkuat kontingen Kota Batam. Namun, kelas tersebut terpaksa dibatalkan panitia karena tidak ada lawan tanding yang mendaftar.
Keikutsertaan ketiga pesilat tersebut menambah semarak Porprov Kepri VI yang tahun ini diikuti sekitar 4.000 peserta dari seluruh kabupaten/kota se-Kepri. Peserta meliputi atlet, pelatih, ofisial, hingga dewan juri.
Kontingen Kota Batam tercatat sebagai kontingen terbesar dengan 442 atlet. Mereka bersaing dengan kontingen Natuna, Lingga, Karimun, dan lainnya di 30 cabang olahraga yang dipertandingkan dari usulan awal 32–35 cabor. Meski pembukaan resmi baru digelar hari ini, sejumlah cabor telah memulai babak penyisihan sejak 30–31 Oktober 2026.
Ketua PERSINAS ASAD Provinsi Kepri, Dian Cahyono, melepas langsung keberangkatan para atlet. Ia memberikan motivasi penuh agar para pesilat tampil maksimal.
“Target utama para atlet PERSINAS ASAD adalah lolos ke PON mewakili Provinsi Kepri. Semoga para atlet bisa menang dengan selamat dan sehat semua,” ujar Dian Cahyono saat agenda pelepasan atlet.
Porprov VI ini menjadi ajang seleksi penting untuk menjaring atlet-atlet Kepri menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) mendatang.












