DUDUKSAMPEYAN — Pemandangan berbeda terlihat di jalur utama Kecamatan Duduksampeyan, Sabtu (14/3/2026) sore. Seluruh Badan Otonom (Banom) Nahdlatul Ulama lintas generasi bersatu dalam satu barisan untuk menebar keberkahan Ramadan melalui aksi berbagi 500 porsi takjil kepada masyarakat dan pengguna jalan.
Kolaborasi ini menjadi catatan sejarah baru bagi dinamika organisasi di Duduksampeyan, di mana seluruh elemen mulai dari IPNU, IPPNU, GP Ansor, hingga Fatayat NU bergerak serentak dalam satu komando sosial.
Sinergi Tanpa Sekat: Satu Tujuan untuk Jam’iyah
Jika tahun-tahun sebelumnya kegiatan sosial cenderung dilaksanakan secara mandiri oleh masing-masing organisasi, Ramadan 1447 H ini menjadi momentum titik balik untuk memperkuat sinergi lintas Banom.
Ketua PAC GP Ansor Duduksampeyan, Shofi Taqiyyuddin, menegaskan bahwa aksi kolektif ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat pondasi Nahdlatul Ulama di masa depan.
“Kami berharap ke depannya Banom-banom NU di Duduksampeyan selalu bisa bersinergi. Kita tidak melihat lagi apa Banom kita; jika tujuannya adalah membesarkan organisasi Nahdlatul Ulama, kita selalu siap bekerja sama,” tutur Shofi di sela-sela pembagian takjil.
Militansi Kader: Donasi 90% dari Swadaya Mandiri
Salah satu poin paling impresif dalam aksi ini adalah tingkat kemandirian finansial para kader. Panitia berhasil menghimpun dana sekitar Rp2,5 juta, di mana 90 persen di antaranya merupakan donasi swadaya murni dari kantong para anggota sendiri.
Hal ini membuktikan bahwa militansi dan semangat berkhidmat kader NU di Duduksampeyan kepada masyarakat tetap tinggi tanpa harus bergantung pada pihak eksternal.
Menjaga Harmoni untuk Kemaslahatan Umat
Selain berbagi paket makanan berbuka, kegiatan ini menjadi simbol kepada publik bahwa internal Nahdlatul Ulama di berbagai jenjang usia tetap harmonis dan solid. Harapannya, pola kolaborasi seperti ini tidak hanya berhenti di bulan Ramadan, tetapi berlanjut dalam program-program kemasyarakatan lainnya di wilayah Duduksampeyan.
Aksi yang berlangsung tertib ini ditutup dengan doa dan buka puasa bersama seluruh kader, mempertegas pesan bahwa kebersamaan adalah kunci utama dalam mewujudkan kemaslahatan umat.













