Kapuas Hulu Sambut Yonif TP 927/Uncak Kapuas: Perkuat Benteng Perbatasan dan Akselerasi Pembangunan

KAPUAS HULU — Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu secara resmi menerima penugasan Batalyon Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 927/Uncak Kapuas. Penerimaan ini dikukuhkan melalui upacara militer yang berlangsung khidmat di Lapangan Sepak Bola Gunung Lawit, Kedamin Hulu, Senin (30/3/2026).

Kehadiran satuan baru ini menandai langkah strategis dalam memperkokoh kedaulatan negara di wilayah perbatasan Indonesia–Malaysia, sekaligus menjadi motor penggerak pemerataan pembangunan di daerah terluar.

Sinergi Pertahanan dan Pembangunan di Beranda Negara

Bupati Kapuas Hulu, Fransiskus Diaan, menegaskan bahwa Yonif TP 927 memiliki mandat ganda. Selain menjaga stabilitas keamanan, satuan ini diproyeksikan untuk mendukung percepatan infrastruktur di wilayah pinggiran dan pedalaman.

“Yonif TP 927 hadir bukan semata menjalankan tugas pertahanan, tetapi juga memperkuat sinergi pembangunan. Apalagi Kapuas Hulu adalah kabupaten konservasi yang berbatasan langsung dengan Sarawak, Malaysia,” ujar Bupati Fransiskus.

Mengingat posisi strategis Kapuas Hulu sebagai wilayah penyangga menjelang pemindahan Ibu Kota Nusantara (IKN), keberadaan batalyon ini diharapkan mampu:

  • Membuka Keterisolasian: Membangun infrastruktur dasar di area yang sulit dijangkau.

  • Meningkatkan Kesejahteraan: Mendukung program air bersih dan ketahanan pangan lokal.

  • Kemanunggalan TNI-Rakyat: Mengintensifkan karya bakti dan program TMMD (TNI Manunggal Membangun Desa).

Persiapan Markas dan Personel

Dandim 1206/Putussibau menjelaskan bahwa persiapan teknis terus dikebut. Lahan untuk pembangunan markas permanen telah disiapkan di kawasan Kilometer 7 Kedamin.

Untuk saat ini, fasilitas sementara telah difungsikan guna menampung ratusan personel awal. Jumlah ini diprediksi akan terus bertambah hingga mencapai kekuatan penuh lebih dari 500 prajurit.

Tonggak Baru Kesejahteraan Masyarakat

Pemerintah daerah optimis bahwa kehadiran Yonif TP 927 akan memberikan dampak positif pada aspek sosial-ekonomi. Selain pembinaan pendidikan, kehadiran prajurit di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan rasa aman sekaligus memicu perputaran ekonomi kreatif di sekitar markas.

Dengan resminya penugasan ini, Kapuas Hulu kini memiliki kekuatan tambahan untuk memastikan beranda terdepan Indonesia tetap aman, mandiri, dan berdaya saing tinggi.

Respon (1)

  1. Ping-balik: hello world

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *