Gagal Beraksi dan Takut Diamuk Massa, Pelaku Jambret di Gang Buntu Malah Minta Tolong Hubungi Polisi

JAKARTA — Sebuah video yang memperlihatkan momen ironis sekaligus menggelikan mendadak viral di media sosial. Seorang pelaku penjambretan yang gagal menjalankan aksinya justru terekam meminta perlindungan kepada pihak kepolisian karena ketakutan dikejar oleh kepungan warga yang geram.

Peristiwa ini menjadi sorotan setelah pelaku terpojok di sebuah gang buntu, sementara dua orang rekannya berhasil melarikan diri dari kejaran massa.

Kronologi: Terjebak di Gang Buntu

Kejadian bermula saat pelaku dan komplotannya mencoba melakukan aksi penjambretan di sebuah pemukiman. Sial bagi mereka, warga sekitar memergoki aksi tersebut hingga memicu aksi kejar-kejaran yang menegangkan.

Dalam kondisi panik dan kehilangan arah, pelaku utama justru masuk ke dalam gang buntu. Alih-alih berusaha melawan atau melompati pagar, ia yang sudah gemetar melihat warga yang semakin dekat memilih cara yang tak terduga untuk menyelamatkan nyawanya dari amuk massa.

Minta Pasutri Hubungi Aparat

Di ujung gang buntu tersebut, pelaku bertemu dengan sepasang suami istri (pasutri) yang tengah berada di depan rumah. Bukannya mengancam, pelaku justru memohon kepada pasangan tersebut untuk segera menghubungi polisi agar dirinya segera dijemput dan diamankan.

“Dia ketakutan sekali lihat warga sudah ramai di depan gang. Akhirnya malah minta tolong kami buat panggil polisi supaya dia tidak dipukuli,” ujar narasi yang berkembang di media sosial.

Saat diperiksa lebih lanjut oleh petugas yang tiba di lokasi, pelaku mengaku sudah tiga kali melakukan penjambretan dengan target utama adalah kaum perempuan. Namun, pada percobaannya yang terakhir, nyalinya menciut setelah melihat solidaritas warga yang melakukan pengejaran secara masif.

Reaksi Warganet: “Jambret Paling Sopan”

Video penangkapan pelaku yang tampak “pasrah dan ceria” saat melihat mobil polisi datang ini langsung dibanjiri komentar jenaka dari netizen. Sebagian besar menganggap kejadian ini sebagai definisi sebenarnya dari “instan karma”.

“Baru kali ini ada jambret yang nunggu polisi datang kayak nunggu jemputan online,” tulis salah satu netizen di kolom komentar. “Definisi lebih takut sama warga daripada sama hukum, kocak sekali,” timpal netizen lainnya.

Saat ini, pelaku telah diamankan di kantor polisi setempat untuk menjalani proses hukum lebih lanjut, sementara polisi masih melakukan pengejaran terhadap dua rekan pelaku yang identitasnya telah dikantongi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *