PEMALANG – Ribuan jamaah memadati lokasi Pengajian Umum Semangat Juang Patriot Walisongo yang diselenggarakan Perjuangan Wali Songo Indonesia Laskar Sabilillah (PWI LS) di Desa Klareyan, Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang, Selasa (28/7/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus pelantikan kepengurusan Pengurus Daerah (PD) PWI LS Kabupaten Pemalang serta Pengurus Cabang (PC) dan Pengurus Ranting (PR) PWI LS se-Kabupaten Pemalang.
Ribuan Jamaah Hadir dari Berbagai Daerah
Pengajian berlangsung khidmat dan dipenuhi semangat kebangsaan. Ribuan jamaah hadir dari berbagai wilayah, di antaranya Kabupaten Pemalang, Kabupaten Pekalongan, Kota Tegal, Kabupaten Tegal, serta daerah lainnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah pejabat Pemerintah Kabupaten Pemalang, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta para undangan.
Rhoma Irama: Perjuangan Harus Dilandasi Akhlak
Tauziah utama disampaikan oleh Raden Haji Rhoma Irama. Dalam ceramahnya, Raja Dangdut tersebut menegaskan bahwa semangat perjuangan harus selalu dibarengi dengan akhlak yang mulia.
“Dalam berjuang harus dengan akhlak. Akhlak adalah pondasi utama agar setiap perjuangan bernilai ibadah, membawa kemaslahatan, dan tetap berada di jalan yang diridhai Allah SWT,” pesan Rhoma Irama di hadapan ribuan jamaah.
Menurutnya, perjuangan yang dilandasi akhlak akan memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus menjadi bagian dari pengabdian kepada agama, bangsa, dan negara.
Doa untuk Bangsa Indonesia
Rangkaian kegiatan juga diisi dengan doa bersama yang dipimpin oleh Dr. KH. Muhammad Billy Yachsy.
Dalam doanya, ia memohon keberkahan, keselamatan bagi bangsa Indonesia, serta kekuatan bagi seluruh elemen masyarakat agar senantiasa menjaga persatuan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Suasana pengajian semakin semarak dengan penampilan Grup FORSA Pemalang yang membawakan lagu-lagu bernuansa religi dan kebangsaan sehingga menambah antusiasme jamaah.
Berlangsung Aman dan Kondusif
Panitia menyampaikan apresiasi atas tingginya partisipasi masyarakat yang menghadiri pengajian akbar tersebut.
Menurut panitia, kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat ukhuwah Islamiyah, memperkokoh semangat nasionalisme, serta menanamkan nilai-nilai perjuangan yang berlandaskan ajaran Islam.
Untuk menjamin keamanan dan kelancaran acara, pengajian mendapat pengamanan dari personel Polri dan TNI yang bersinergi bersama panitia sejak awal hingga berakhirnya kegiatan.
Berkat koordinasi yang baik antara panitia dan aparat keamanan, seluruh rangkaian acara berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif.
Melalui pengajian akbar tersebut, PWI LS berharap semangat perjuangan para patriot Walisongo terus tumbuh di tengah masyarakat melalui penguatan akhlak, persatuan, serta kecintaan kepada agama, bangsa, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.













