Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Jombang melaksanakan giat latihan bersama dengan FAJI Mojokerto dan FAJI Gresik pada hari Minggu 19 Mei 2024, di Pintu Air Rolak 3 Desa Mlirip, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto.
Latihan gabungan ini diikuti oleh 12 peserta, dimana 8 diantaranya adalah atlet Pusat Latihan Daerah (Puslatda) dari FAJI Mojokerto dan Gresik.
Ketua FAJI Jombang, Abdul Komar menerangkan latihan gabungan ini dalam rangka persiapan menghadapi Kejuaraan Daerah (Kejurda) di Banyuwangi pada bulan Juni mendatang.
“Menjelang Kejurda Banyuwangi kami berkoordinasi dengan FAJI Mojokerto dan Gresik untuk melaksanakan latihan bersama,” kata Abdul Komar.
Selain sebagai ajang silaturahmi, latihan gabungan ini juga untuk bertukar pengalaman dengan kontingen lain.
“Kami (FAJI Jombang) kan masih baru, jadi butuh banyak latihan gabungan dengan kontingen lain untuk bertukar pengalaman dan silaturahmi,” pungkasnya.
Abdul Komar juga menyampaikan bahwa latihan gabungan ini sebagai upaya untuk mengukur kesiapan dan optimalisasi penjaringan atlet arung jeram di Kabupaten
“Untuk mengukur kesiapan dan mengoptimalkan penjaringan atlet Arung Jeram di Jombang, perlu latihan gabungan seperti ini,” ungkap Abdul Komar.
Sebagai informasi, cabang olahraga arung jeram di Kabupaten Jombang bisa dibilang masih sangatlah baru. Pengesahannya pada bulan Agustus 2023 silam, melalui SK Pengurus Provinsi (Pengprov) FAJI Jatim nomor 105/SK/FAJI.Jatim/VIII/2023.















