YAHUKIMO — Momentum bersejarah bagi dunia kesehatan di Kabupaten Yahukimo kembali tercipta. Universitas Famika Makassar (Kelas Kabupaten Yahukimo) sukses menyelenggarakan prosesi Yudisium & Sumpah Perawat Alumni Angkatan V di Gedung Serba Guna lingkungan prodi kesehatan, Rabu (18/2/2026).
Acara ini dihadiri langsung oleh Pengelola Wilayah, Werene Agus Heselo, M.Kes, Penanggung Jawab Hengky Nepsan, serta Ketua Prodi Keperawatan Yermias Mirin, beserta jajaran dosen dan tenaga kependidikan.
Prestasi Akademik: 76 Mahasiswa Resmi Sandang Gelar S.Kep
Prosesi yudisium kali ini diikuti oleh 76 peserta (tingkat kelulusan 97,40%) yang telah dinyatakan memenuhi kriteria akademik. Standar kualitas lulusan tercermin dari pencapaian nilai yang kompetitif, dengan rata-rata IPK 3.45.
Berikut adalah peraih predikat lulusan terbaik pada Angkatan V:
-
Lulusan Terbaik 1: Smart Asso (IPK 3.69)
-
Lulusan Terbaik 2: Sasmina Banel
-
Lulusan Terbaik 3: Rosmina Heselo
Dalam sambutannya, Werene Agus Heselo memberikan ucapan selamat sekaligus menetapkan secara resmi gelar Sarjana Keperawatan (S.Kep) kepada seluruh peserta. Beliau berpesan agar para lulusan tidak berhenti belajar guna menghadapi persaingan dunia kerja yang semakin ketat.
Sumpah Perawat: Gerbang Legalitas STR
Setelah yudisium, acara dilanjutkan dengan prosesi Sumpah Perawat Indonesia yang dikukuhkan langsung oleh Ketua PPNI. Sumpah ini bukan sekadar seremoni, melainkan janji suci dan tanggung jawab moral perawat kepada Tuhan dan sesama manusia.
Sesuai dengan Undang-Undang Nomor 38 Tahun 2014 tentang Keperawatan, pengambilan sumpah ini merupakan syarat mutlak bagi lulusan untuk:
-
Melakukan registrasi guna memperoleh Surat Tanda Registrasi (STR).
-
Memperoleh legalitas resmi dalam melaksanakan tugas dan wewenang asuhan keperawatan kepada klien/pasien.
Mendukung Transformasi Kesehatan Nasional
Pihak pengelola berharap para alumni angkatan ke-V ini dapat berkontribusi nyata dalam mewujudkan visi Kementerian Kesehatan melalui Transformasi Kesehatan. Para perawat baru dari Yahukimo ini didorong untuk tidak hanya melayani di tingkat lokal, tetapi juga berani mengambil peluang pasar kerja di tingkat nasional hingga luar negeri.
Dengan bekal gelar S.Kep dan STR, para lulusan diharapkan mampu membawa perubahan positif bagi kualitas layanan kesehatan di Provinsi Papua Pegunungan.














