Bayung Lencir Membara, Gudang Barang Bekas Meledak Hebat, Satu Rumah Warga Ludes Tak Tersisa!

MUBA — Warga di kawasan belakang Hotel Mela Putri, Kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan, mendadak gempar. Kebakaran hebat melanda pemukiman warga pada Sabtu malam (31/1/2026) sekitar pukul 18.30 WIB, yang mengakibatkan satu rumah warga rata dengan tanah.

Dugaan sementara, amuk si jago merah ini dipicu oleh aktivitas api dari sebuah gudang penyimpanan barang bekas dan alat motor yang berada di lokasi kejadian.

Kronologi Kejadian: Api Merambat Sangat Cepat

Peristiwa memilukan ini bermula ketika api muncul dari gudang barang bekas tersebut. Karena banyaknya material yang mudah terbakar, api dengan cepat membesar dan merambat ke rumah warga yang berada tepat di sebelahnya.

Saksi mata menyebutkan, kobaran api membumbung tinggi hingga menghanguskan seluruh bangunan rumah tanpa sisa. Warga sekitar sempat berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya sebelum bantuan datang.

Damkar Berjibaku Jinakkan Api

Pihak Pemadam Kebakaran (Damkar) yang menerima laporan langsung terjun ke Tempat Kejadian Perkara (TKP). Petugas berjibaku melokalisir api agar tidak merambat lebih luas ke bangunan hotel maupun rumah warga lainnya.

“Alhamdulillah, setelah dilakukan upaya maksimal, api berhasil dipadamkan sepenuhnya. Namun, satu rumah warga memang habis ludes terbakar,” ungkap salah satu petugas di lokasi.

Polisi Selidiki Motif dan Penyebab

Hingga berita ini diturunkan, pihak Polsek Bayung Lencir masih melakukan penyelidikan mendalam untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran tersebut. Dugaan awal muncul dari korsleting listrik di dalam gudang yang kemudian menyambar barang-barang bekas yang mudah terbakar.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Namun, kerugian materiil diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah mengingat seluruh harta benda di dalam satu rumah tersebut tidak sempat diselamatkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *