KARAWANG — Polres Karawang menggelar Apel Gelar Pasukan dalam rangka Operasi Pengamanan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Tahun 2025, Sabtu (27/12/2025). Apel yang berlangsung di halaman Mapolres Karawang ini menjadi penanda kesiapan penuh aparat kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan di titik-titik krusial demokrasi tingkat desa.
Kapolres Karawang, AKBP Fiki N Ardiansyah, memimpin langsung pengecekan kesiapan personel serta sarana prasarana pendukung yang akan diterjunkan ke lapangan.
Penebalan Pasukan: Libatkan Sat Brimob Polda Jabar
Mengingat dinamika Pilkades yang memiliki kedekatan emosional tinggi di masyarakat, Polres Karawang tidak main-main dalam menyusun kekuatan. Sebanyak 700 personel disiagakan untuk mengawal jalannya pemungutan suara, yang terdiri dari:
-
300 Personel Gabungan: Internal Polres Karawang yang akan disebar di seluruh desa penyelenggara.
-
400 Personel Bantuan: Anggota Sat Brimob Polda Jabar yang disiagakan untuk mengantisipasi potensi eskalasi gangguan kamtibmas di wilayah hukum Karawang.
Instruksi Kapolres: Profesional dan Netral
Dalam arahannya, AKBP Fiki menekankan bahwa keberhasilan pengamanan sangat bergantung pada profesionalisme anggota di lapangan. Ia memberikan mandat khusus agar setiap personel menjunjung tinggi netralitas dan tidak memihak pada salah satu calon.
“Laksanakan tugas secara profesional dan humanis. Kedepankan pendekatan persuasif namun tetap tegas berpegang pada aturan yang berlaku. Pilkades adalah pesta demokrasi rakyat desa yang harus kita jaga bersama agar tetap aman, tertib, dan kondusif,” tegas Kapolres Karawang.
Pengamanan Berlapis di Setiap Tahapan
Strategi pengamanan dilakukan secara komprehensif, mulai dari tahap persiapan logistik, masa tenang, hari pemungutan suara, hingga proses penetapan hasil suara di tingkat desa. Penempatan personel disesuaikan dengan tingkat kerawanan masing-masing wilayah guna memastikan tidak ada celah bagi gangguan keamanan.
Dengan dilaksanakannya apel gelar pasukan ini, Polres Karawang memberikan jaminan rasa aman bagi warga Kabupaten Karawang untuk menyalurkan hak pilihnya secara damai. Sinergi antara personel organik dan bantuan Brimob diharapkan mampu meredam segala potensi gesekan antar-pendukung di lapangan.












