Lindungi Generasi Emas: GNB Jatim Gandeng Bunda PAUD Pacarkembang Surabaya Sosialisasi P4GN dan Anti-Bullying

SURABAYA — Ancaman narkotika dan tren perundungan (bullying) yang kian mengkhawatirkan pada anak-anak menjadi perhatian serius di Kota Pahlawan. Gerakan Nasional Bersinar (GNB) DPW Jawa Timur menggelar sosialisasi komprehensif mengenai P4GN (Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba) serta edukasi perlindungan anak bagi Bunda PAUD se-Kelurahan Pacarkembang, Surabaya, Sabtu (7/2/2026).

Kegiatan ini diikuti oleh 38 Bunda PAUD yang merupakan sosok strategis dalam pembentukan karakter anak sejak usia dini.

Pendekatan Holistik: Narkoba dan Perundungan sebagai Ancaman Serius

Dalam pemaparannya, jajaran narasumber dari GNB DPW Jatim—terdiri dari para pakar hukum dan praktisi pendidikan seperti Sumadi, S.H., Suprihatiningsih, S.H., M.H., hingga Dra. Pudji Wahyuni—menegaskan bahwa narkoba dan perundungan adalah dua isu yang saling berkaitan dan berdampak fatal pada kesehatan mental anak.

“Ancaman narkoba kini tidak lagi hanya menyasar remaja, namun sudah merambah lingkungan keluarga. Sementara perundungan, baik verbal maupun fisik, terus menunjukkan tren peningkatan. Keduanya harus dicegah secara bersamaan,” tegas tim narasumber.

Landasan Hukum dan Perlindungan Anak

Upaya yang dilakukan GNB Jatim ini memiliki dasar yuridis yang kuat, mengacu pada:

• UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika: Menegaskan pencegahan adalah tanggung jawab negara dan masyarakat.

• UU No. 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak: Menjamin hak anak untuk bebas dari kekerasan dan diskriminasi.

• Pasal 28B ayat (2) UUD 1945: Menjamin hak anak atas kelangsungan hidup, tumbuh kembang, dan perlindungan dari kekerasan.

Sinergi Bunda PAUD sebagai Garda Terdepan

Antusiasme peserta terlihat sangat tinggi. Banyak Bunda PAUD yang berkomitmen untuk menindaklanjuti sosialisasi ini dengan mengundang GNB DPW Jatim ke komunitas masing-masing guna memberikan edukasi serupa kepada orang tua wali murid.

Ketua Umum GNB, Vernando Sihombing, menyatakan bahwa pendekatan holistik ini sangat penting demi menyelamatkan generasi bangsa. “Pencegahan narkoba tanpa perlindungan dari perundungan akan menjadi upaya yang parsial. Kita butuh sinergi yang kuat antara pendidik, keluarga, dan organisasi masyarakat,” ungkapnya.

Melalui gerakan bertajuk “Jawa Timur Bersinar”, diharapkan tercipta ruang tumbuh anak yang aman dan sehat demi menyongsong Indonesia Emas 2045.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *