KLATEN — Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) melakukan kunjungan kerja dalam masa reses persidangan IV 2024/2025 ke dua Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di Klaten: Bank Klaten dan PDAM Tirta Merapi.
Dalam kunjungan tersebut, rombongan DPR RI mengapresiasi kinerja kedua BUMD yang dianggap sebagai aset kebanggaan Pemerintah Kabupaten Klaten.
Bank Klaten, yang 100% sahamnya dimiliki oleh Pemerintah Kabupaten Klaten, kini telah bertransformasi dari Bank Perkreditan Rakyat (BPR) menjadi Bank Perekonomian Rakyat (BPR) sesuai dengan UU P2SK. Perubahan ini membuka layanan yang lebih luas, tidak hanya sekadar memberikan kredit, tetapi juga berbagai produk tabungan dan deposito.
Menurut Aria Bima, anggota DPR RI, kunjungan ini merupakan bagian dari upaya mendorong pemerintah daerah untuk mengoptimalkan BUMD sebagai sumber pendapatan daerah. “Ini langkah awal untuk menjadikan sumber pendapatan daerah lebih optimal. Yang selama ini masih sangat tergantung dari transfer pendapatan daerah,” jelasnya.
Beberapa produk baru yang diluncurkan oleh Bank Klaten antara lain:
- Tabungan: Semar, Simba, Simanis, Multiguna, Desa, dan Pelajar.
- Deposito: SiTampan dan Srikandi.
Selain Bank Klaten, rombongan DPR RI juga mengunjungi PDAM Tirta Merapi. Manajemen PDAM Klaten menerima kunjungan tersebut dengan antusias.
Menurut Irawan, perwakilan dari PDAM Klaten, rombongan DPR RI sangat mengapresiasi kinerja PDAM yang disebut sebagai “nomor satu” di tingkat Jawa Tengah. Meskipun demikian, Irawan juga menyampaikan pesan dari DPR RI terkait pentingnya ketaatan pada aturan dan perizinan.
“Yang perlu diperhatikan adalah ketaatan aturan-aturan dan perizinan, supaya ke depan lebih maju lagi ditingkat pengembangan dan pelayanan terhadap masyarakat,” ujar Irawan.
Kunjungan kerja ini diakhiri dengan ramah tamah antara rombongan DPR RI, tim manajemen, dan awak media yang hadir.













