Nasib orang tak ada yang tahu. Pepatah usang ini benar-benar terjadi di dunia politik. Politik yang identik dengan orang berduit dan berkedudukan tinggi ternyata tak sepenuhnya berlaku. Ada bukti orang-orang kecil, dari strata rendah, bisa sukses di politik.
Yermias Kabnani ini merupakan caleg nomor urut 8 Partai PKS. Lelaki berusia 40 tahun ini maju bertarung dari daerah pemilihan TTS 4 yakni Kecamatan Amanatun Selatan, Kie, Boking, Nunkolo, Kot Olin, Noebana, dan Santian.
Alumni SMA Kristen 1 Soe ini meraih suara tertinggi dari kompetitor di dapilnya. Yermias meraih 744 suara. Unggul 313 suara dari caleg nomor urut 7.
Yermia Kabnani mengatakan bahwa sebelum masuk politik, kesehariannya adalah pencukur rambut di Kota Soe. Dari penghasilan cukur rambut inilah, ia bisa menghidupi orang tua, istri dan 3 anaknya.
Anggota DPRD TTS terpilih dapil 4 dari Fraksi Partai PKS ini usai seremoni pelantikan mengatakan bahwa momentum ini menjadi kesempatan untuk berjuang bagi kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, ia siap memikul tanggung jawab besar ini untuk kepentingan masyarakat.
“Terima kasih untuk kepercayaan yang diberikan bagi saya, khusus masyarakat di Kecamatan Amanatun Selatan, Kie, Boking, Nunkolo, Kot Olin, Noebana dan Santian.












