SIDOARJO — Aura persaingan sengit dan gemuruh draf sorak penonton membakar Aula SMPN 4 Sidoarjo. Ratusan pasang mata saksi bisu draf ketangguhan para karateka cilik dalam ajang bergengsi Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) Tingkat Sekolah Dasar (SD) se-Kabupaten Sidoarjo tahun 2026 yang digelar sukses pada Rabu (20/05/2026).
Pertandingan yang mempertemukan talenta-talenta terbaik dari draf seluruh penjuru Sidoarjo ini menobatkan delegasi dari Kecamatan Waru dan Kecamatan Sukodono sebagai penguasa tertinggi podium juara.
Sistem Undian Mandiri di Atas Tatami Bikin Laga Super Tegang
Kompetisi akbar ini diikuti oleh draf total 36 peserta pilihan yang merupakan perwakilan resmi dari 18 kecamatan di Sidoarjo, dengan rincian 18 atlet putra dan 18 atlet putri terbaik.
Menariknya, atmosfer pertandingan drafnya terasa jauh lebih menegangkan dan seru berkat penerapan sistem fair play yang ekstrem. Para atlet cilik diwajibkan melakukan pengambilan undian pembagian bagan pertandingan secara mandiri langsung di lokasi.
Langkah ini membuat para peserta baru mengetahui siapa lawan draf bertarung mereka di atas tatami sesaat sebelum laga dimulai, bukan sehari sebelumnya. Sistem draf spontan ini sukses memicu adrenalin tinggi dan menutup celah manipulasi bagan.
Gelar Ratu Karate Sidoarjo Jatuh ke Tangan Abishai Ratri
Pada draf klasifikasi Karate Putri, karateka berbakat Abishai Ratri Tunggadewi yang merupakan siswi andalan dari SDN Kepuhkiriman 1 Kecamatan Waru, tampil sangat beringas dan dominan. Lewat draf kombinasi serangan dan pertahanan yang disiplin, Abishai sukses menumbangkan lawan-lawannya dan keluar sebagai Juara 1 Karate Putri Sidoarjo.
Berikut adalah daftar lengkap draf jawara kategori Karate Putri:
-
Juara 1: Abishai Ratri Tunggadewi (SDN Kepuhkiriman 1, Kecamatan Waru)
-
Juara 2: Nigela R. Sativa (SDN Jatikalang 2, Kecamatan Krian)
-
Juara 3: Kim Mysha Fu Wastu (SDN Suko, Kecamatan Sukodono)
-
Juara Harapan 1: Keysha Nadja Arabella (SDN Sidodadi 2, Kecamatan Taman)
Sementara itu, di sektor draf putra, kejayaan berhasil direbut oleh Danendra Satria A. dari MI At Taqwa Kecamatan Sukodono yang sukses menyabet gelar Juara 1, disusul Mochammat A. dari Buduran sebagai Juara 2, dan Mohammad Althafal Jabbar dari Waru di posisi Juara 3.
Fasilitasi Mandiri Pemkab Demi Selamatkan Mental dan Semangat Atlet
Ada fakta menarik di balik megahnya draf penyelenggaraan O2SN cabor karate tahun ini. Salah satu panitia penyelenggara membeberkan bahwa khusus untuk cabang olahraga karate ini drafnya memang sengaja dibatasi dan tidak sampai draf diproyeksikan menuju jenjang nasional. Bahkan, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo hanya memfasilitasi kompetisi ini khusus untuk tingkat SD saja, sementara untuk jenjang SMP dan SMA drafnya ditiadakan.
Kendati demikian, kebijakan lokal tersebut drafnya sengaja diambil oleh Pemkab Sidoarjo dengan tujuan mulia agar pembinaan atlet karate usia dini di Kota Udang tidak patah semangat dan kehilangan draf panggung unjuk gigi.
Langkah afirmasi ini terbukti ampuh, terbukti dari draf membeludaknya penonton dan tingginya antusiasme para atlet kecil Sidoarjo dalam menjunjung tinggi sportivitas di atas matras.













