U.S. Consulate General Surabaya mengadakan program workshop dan konser Music Jazz dalam memperingati 75 tahun hubungan kerjasama antara Amerika Serikat dan Indonesia dengan mendatangkan grup band jazz dari Amerika.

Dalam memperingati 75 (tujuh puluh lima) tahun hubungan kerjasama antara Amerika Serikat dengan Indonesia, U.S. Consulate General Surabaya menyelenggarakan program Workshop dan konser music Jazz selama 2 (dua) hari yaitu 10 dan 11 Mei 2024. Drew Tucker and The New Standard didatangkan langsung untuk mengisi program tersebut yang sebelumnya telah mengisi kegiatan dalam program yang sama di Padang, Jakarta, Solo, dan Semarang.
Program ini merupakan program yang diselenggarakan secara terpusat yaitu dari U.S. Embassy Jakarta sebagai salah satu bentuk kerja sama secara langsung dalam mengembangkan dan memajukan peradaban Bangsa di Indoensia. “Drew Tucker and The New Standard” bukan tanpa alasan dan pertimbangan untuk dihadirkan di Indonesia.

Drew Tucker dan ke empat temannya yang hadir dalam satu komposisi khusus “The New Standard” ini memiliki latar belakang secara budaya dan sosial Amerika yang sangat istimewa hingga membentuk persona yang luar biasa dalam karya sebagai hasil wujud exspresi kehidupannya. Pastinya salamolahraga.com tidak akan bercerita tentang semuanya dari hasil yang didapat dengan menjadi peserta Workshop dalam program tersebut.

Artis sentral pada program ini adalah Drew Tucker, dia merupakan Music arranger dan juga player yang telah berangkat dari mimpinya sejak kecil hingga menjadi pengajar music di Amerika Serikat dimana music sebagai bidang ilmu yang berangkat dari dalam kemanusiaan manusia yang ditujukan untuk menyampaikan pesan – pesan kehidupan.

Saat mengisi sesi Musik sebagai Ilmu di SMKN 12 Surabaya (10/5/2024) dia menyampaikan kepada semua yang hadir bahwa sebagai manusia kita harus adaptive dan menerima hal – hal baru, kemudian pelajarilah apapun yang ada dalam kehidupan dan jengan membatasi diri dengan memberi label pada diri kita sehingga biarkan alam (dalam satu bidang paket ilmu) memilih kita untuk berperan sebagai apa. Dan yang paling penting adalah jangan mengenal “Ok I give up” atau dalam Bahasa kita “ah ya sudah lah, semua akan bahagia pada waktunya.”
Dalam sesi yang lebih luas lagi, Workshop Musik Jass diselenggarakan di Balai Adika Hotel Majapahit dengan peserta dibuka untuk umum dan hasilnya peserta yang hadir sebanyak 70 orang yang kemudia disambung dengan acara Musik Konser di Pukul 18.00 WIB dengan peserta para komunitas dan Alumni Program Pertukaran Amerika.













