Tragis! Ditinggal Ibu Jemput Sekolah, Balita 3 Tahun di Jatinegara Jatuh dari Lantai 2 Saat Terkunci di Rumah

JAKARTA TIMUR — Peristiwa memilukan menimpa seorang balita berinisial AC (3) di kawasan Rawa Bunga, Jatinegara, Jakarta Timur, Rabu. Korban dilaporkan terjatuh dari lantai dua rumahnya setelah ditinggal dalam kondisi rumah terkunci dari luar tanpa pengawasan orang dewasa.

Insiden ini menjadi viral setelah terekam kamera warga dan diunggah oleh akun Instagram @kabar.otista, memperlihatkan momen mencekam saat warga berusaha menyelamatkan dua balita yang terjebak.

Kronologi Kejadian: Rumah Terkunci dari Luar

Ketua RT 08/RW 06 Rawa Bunga, Firmansyah, menjelaskan bahwa saat kejadian, sang ibu sedang pergi menjemput anak sulungnya pulang sekolah di SD Rawa Bunga. Korban AC dan adiknya, GKI (2), ditinggalkan berdua di dalam rumah.

“Anak itu naik ke lantai atas, diduga terpeleset lalu jatuh. Warga panik dan langsung teriak ke saya. Saya segera ke lokasi dan membawa korban ke klinik terdekat,” ujar Firmansyah di lokasi kejadian, Jalan Swadaya IV.

Warga Temukan Balita Lain di Dalam Rumah

Cemas karena menduga masih ada anak lain yang terjebak, warga berinisiatif membuka paksa pintu dan jendela yang tidak terkunci. Di dalam rumah, warga menemukan adik korban yang masih berusia dua tahun dalam kondisi serupa, tanpa pengawasan.

Menurut Firmansyah, orang tua kedua balita tersebut dikenal tertutup dan jarang berkomunikasi dengan tetangga. “Sering ditinggal kalau kerja. Bahkan pengasuhan sering diserahkan kepada kakaknya yang baru berusia delapan tahun,” ungkapnya.

Kondisi Korban dan Peringatan bagi Orang Tua

Akibat terjatuh dari ketinggian, korban AC mengalami luka di bagian dagu hingga harus mendapatkan beberapa jahitan. Beruntung, nyawanya masih dapat terselamatkan setelah warga bergerak cepat memberikan pertolongan pertama.

Kejadian ini memicu keprihatinan mendalam di lingkungan sekitar. Warga diingatkan untuk tidak meninggalkan anak balita sendirian, terutama di rumah bertingkat yang memiliki risiko keamanan tinggi. Saat ini, adik korban diamankan sementara oleh warga setempat sebelum orang tuanya kembali ke rumah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *