Pelayanan Desa Belang Wetan Dikeluhkan Warga, Bupati Klaten Instruksikan Sidak

KLATEN — Kinerja aparatur Pemerintah Desa Belang Wetan, Kecamatan Klaten Utara, menjadi sorotan tajam setelah keluhan warga terkait buruknya pelayanan publik viral di media sosial. Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo, merespons cepat dengan menginstruksikan inspeksi mendadak (sidak) ke kantor desa tersebut, Kamis (07/05/2026).

Polemik ini bermula dari unggahan akun Facebook Riezqa Jegeg di grup “Info Loker Kab Klaten Dan Sekitarnya”. Dalam unggahan yang ditujukan langsung kepada akun Bupati Hamenang, warga tersebut mengeluhkan sulitnya mengurus administrasi di kantor desa setempat.

Pintu Tergembok hingga Petugas Terlambat

Dalam laporannya, Riezqa mengaku merasa dipersulit saat hendak mengurus surat kematian, meski seluruh persyaratan yang dibutuhkan telah lengkap. Ia menyayangkan ketidaksiapan petugas dalam melayani masyarakat tepat waktu sesuai jam kerja yang berlaku.

“Pak, tolong dong diaudit Kelurahan (Desa) Belang Wetan, Klaten Utara. Jam 08.30 WIB masih digembok,” tulisnya dalam unggahan tersebut.

Lebih lanjut, ia menceritakan pengalamannya harus menunggu lama karena petugas administrasi yang berwenang belum berada di kantor hingga pukul 10.00 WIB. Padahal, berdasarkan informasi yang diterimanya, jika syarat sudah lengkap, dokumen seharusnya bisa langsung diterbitkan tanpa birokrasi yang berbelit.

“Sungguh membuat susah masyarakat, tidak membantu malah memperlambat,” tegasnya sembari meminta Bupati untuk mengevaluasi total kinerja pegawai di kantor desa tersebut.

Respons Cepat Bupati Klaten

Menanggapi keluhan masyarakat yang kian meluas, Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo memastikan pihaknya tidak akan tinggal diam. Saat dikonfirmasi oleh awak media melalui pesan singkat, Bupati menegaskan akan segera melakukan langkah korektif di lapangan.

“Oke, biar disidak,” jawab Hamenang singkat, memberikan sinyal tegas terhadap disiplin pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten Klaten.

Insiden ini kembali mengingatkan pentingnya profesionalisme pelayanan publik di tingkat desa sebagai ujung tombak birokrasi yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan harian masyarakat. Warga berharap sidak tersebut membawa perubahan nyata bagi standar pelayanan di Desa Belang Wetan agar lebih transparan dan tepat waktu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *