SINUNUKAN — Semangat motivasi bagi generasi muda terpancar dalam acara wisuda dan pelepasan santri di Pondok Pesantren Nadwa, Desa Air Apa, Senin (2/2/2026). Hadir sebagai sosok inspiratif, M. Nuryasin, yang juga menjabat sebagai Ketua Ranting Nahdlatul Ulama (NU) Desa Sinunukan III, memberikan apresiasi langsung kepada para santri berprestasi.
Kehadiran tokoh muda ini didampingi oleh Ketua PAC GP Ansor Kecamatan Sinunukan, Al-Ustadz Jumadi (Gus Jum), yang menambah kekhidmatan acara di tengah ratusan santri dan wali murid.
Apresiasi Nyata bagi Prestasi Santri
Sebagai bentuk nyata dukungan terhadap dunia pendidikan Islam, M. Nuryasin menyerahkan bingkisan spesial kepada para juara yang telah mengukir prestasi dalam rangkaian kegiatan pesantren. Aksi ini dilakukan bukan sekadar seremoni, melainkan sebagai upaya memantik semangat juang santri dalam menuntut ilmu.
“Pemberian bingkisan ini adalah bentuk apresiasi kecil kami agar adik-adik santri terus bersemangat mengembangkan potensi diri. Kami ingin mereka tahu bahwa masyarakat mendukung penuh perjuangan mereka di pesantren,” ujar M. Nuryasin.
Sinergi NU, Ansor, dan Pesantren
Dalam sambutannya, M. Nuryasin menekankan pentingnya sinergi antara organisasi keagamaan seperti Nahdlatul Ulama dan GP Ansor dengan lembaga pendidikan pesantren. Menurutnya, kolaborasi ini adalah kunci kemajuan generasi muda di Kecamatan Sinunukan.
“Sinergi ini harus terus kita rawat demi mencetak generasi muda yang unggul secara intelektual dan kokoh secara spiritual di Sinunukan,” tambahnya.
Investasi Masa Depan Umat
Senada dengan hal tersebut, Gus Jum selaku Ketua GP Ansor Sinunukan mengapresiasi langkah aktif tokoh muda seperti M. Nuryasin. Ia menilai keterlibatan pemuda dalam mendukung pesantren merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan bangsa.
“Hadirnya tokoh muda di tengah santri memberikan energi positif. Ini membuktikan bahwa pesantren tidak berjuang sendiri dalam membina umat,” tegas Gus Jum.
Acara ditutup dengan doa bersama dan sesi foto kekeluargaan antara para juara, pengurus pesantren, serta jajaran tamu undangan yang hadir.












