Kendari – Laode Muhamad Ruri Ponosara terpilih secara aklamasi dalam musyawarah provinsi luar biasa Pertina Sulawesi Tenggara tahun 2024.
Terpilihnya Laode Muhamad Ruri Ponosara sebagai Ketua Pertina Sulawesi Tenggara Periode 2024-2028 setelah 14 pengurus cabang Pertina Sulawesi Tenggara memilih dengan suara bulat yang dilaksanakan di salah satu hotel di Kota Kendari, Minggu (28/07/2024).
Ruri mengungkapkan sangat mengapresiasi dukungan pengurus-pengurus cabang kepada dirinya hingga terpilih secara aklamasi memimpin pengurus daerah Pertina Sulawesi Tenggara.
“Apa yang menjadi kepercayaan pengurus-pengurus saya akan laksanakan sebagai amanah di samping itu akan selalu menerima masukan dari pengurus cabang,” terangnya.
Ia juga menyampaikan mengajak pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sulawesi Tenggara senantiasa memberikan masukan dan dukungan agar dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab dapat terlaksana dengan baik.
Wakil Ketua Harian III Pengurus Pertina Pusat Adam Taka Simanjuntak menjelaskan terpilihnya Ruri akan memberikan warna baru, motivasi baru dan harapan untuk perkembangan tinju di Sulawesi Tenggara.
“Saya optimis dengan pimpinan baru tinju Sulawesi Tenggara akan maju, apalagi orangnya sangat muda dan punya jiwa petarung kuat bahkan termuda di Indonesia,” terang Adam.
Ia berharap Ruri akan menghasilkan atlet-atlet tinju berkualitas, mencetak pelatih-pelatih baru dan wasit-wasit baru.
Ketua KONI Sulawesi Tenggara Alvian Taufan Putra menyambut positif terpilihnya Ruri sebagai Ketua Pertina Sulawesi Tenggara.
“Saya berharap Ruri membawa perubahan untuk kemajuan tinju di Sulawesi Tenggara termasuk senantiasa menjalin kerjasama dengan KONI,” kata Alvian.
Ketua KONI mengajak agar Ketua Pertina Sulawesi Tenggara yang baru bisa mengakomodir dan bisa mendengarkan permasalahan yang ada di Pertina-Pertina di kabupaten/ kota, selain itu segera mencari bibit petinju yang ada di pelosok-pelosok.
“Kita punya bibit petinju yang mantap apalagi yang ada di daerah kepulauan, mereka punya body yang mantap tinggal dilatih,” imbuh Alvian.
Alvian juga mengharapkan kejuaraan daerah (Kejurda) tinju bisa dilaksanakan tahun depan mengingat Sulawesi Tenggara memiliki potensi atlet tinju.
“Di kejuaraan daerah (Kejurda) tinju nanti pengurus cabang bisa menampilkan atlet-atlet tinju berbakat, tanpa ada pembedaan tanpa ada sekat-sekat atau kelompok,” terang putra mantan Gubernur Sulawesi Tenggara Ali Mazi.
Mantan Plt. Pengurus Daerah Pertina Sulawesi Tenggara Elvis Basri Uno mengharapkan ketua pengurus daerah Pertina baru mengembangkan tinju Sulawesi Tenggara secara maksimal.













