Sentil Donatur ‘Cari Muka’, KSAD Jenderal Maruli: Kalau Mau Jadi Artis Jangan Jadi Donatur!

JAKARTA — Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak mengeluarkan pernyataan menohok terkait fenomena pihak-pihak yang memanfaatkan bantuan bencana alam demi kepentingan pencitraan. Maruli menegaskan bahwa bantuan kemanusiaan seharusnya didasari niat tulus, bukan sebagai panggung untuk tampil layaknya seorang selebritas.

“Kalau mau tampil jadi artis, jangan jadi donatur. Kalau mau bantu, ya bantu saja,” tegas Jenderal Maruli dalam keterangannya, Kamis (8/1/2026).

Kritik Pedas ‘Numpang Tenar’ di Lokasi Bencana

Jenderal Maruli menyoroti adanya oknum yang datang ke lokasi bencana hanya untuk berpose dan memasang atribut besar tanpa berkontribusi pada beban kerja distribusi yang sesungguhnya. Ia menceritakan bagaimana prajurit TNI AD sering kali menjadi tumpuan kerja berat di lapangan, namun klaim keberhasilan justru diambil pihak lain.

“Kami ini sudah kerja keras. Tiba-tiba ada yang datang, duduk-duduk, pasang bendera besar, bilang sudah bantu, lalu kami yang disuruh angkat-angkat barang,” ujarnya dengan nada kecewa.

Ia pun menantang pihak-pihak yang mengaku telah memberikan bantuan besar untuk ikut merasakan beratnya medan distribusi. “Coba tanya, mau tidak yang mengaku bantu itu ngangkut beras naik ke gunung? Tidak akan mau. Padahal distribusi itulah yang paling berat,” tambahnya.

Fokus pada Distribusi dan Ketepatan Sasaran

Menurut KSAD, bantuan yang sesungguhnya bukan sekadar tentang seberapa banyak logistik yang dibawa, melainkan bagaimana logistik tersebut bisa sampai ke tangan masyarakat yang terisolasi. Selama ini, TNI AD telah mengerahkan seluruh personel untuk menembus wilayah sulit guna menyalurkan beras, mi instan, dan kebutuhan pokok lainnya.

“Kalau mau bantu, silakan. Tidak ada yang melarang. Tapi jangan bilang sudah bantu besar-besaran hanya karena naik perahu atau pasang atribut,” tegas Maruli.

Buka Pintu Koordinasi

Meski melontarkan kritik keras, Jenderal Maruli menegaskan bahwa TNI AD tetap membuka pintu koordinasi bagi pihak swasta maupun media yang ingin menyalurkan bantuan secara nyata. Ia menjamin bantuan akan disalurkan ke lokasi yang paling membutuhkan jika dikoordinasikan dengan baik.

“Kalau ada yang mau bantu, sampaikan ke saya. Nanti kita kirim ke lokasi yang memang membutuhkan. Sederhana kok,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *