Tuamese, Agustus 2024 – Pengurus Pemuda Klasis TTU periode 2024-2027 resmi memulai masa jabatannya dengan kegiatan Bina Akrab dan Penyusunan Program Pelayanan di Jemaat Ebenhaizer Tuamese pada 9-11 Agustus 2024. Kegiatan ini bertujuan untuk membangun keakraban di antara pengurus dan merumuskan program kerja yang efektif untuk periode mendatang.
Dalam semangat “Sola Scriptura Verbum Dei”, kegiatan ini melibatkan 17 pengurus pemuda jemaat dari seluruh wilayah pelayanan Klasis TTU. Para pengurus inti jemaat (Ketua, Sekretaris, dan Bendahara) berkesempatan mempresentasikan program kerja masing-masing jemaat, yang kemudian menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan program Klasis.
Pdt. Hetty Tamelab, S.Th., dalam sambutannya pada ibadah pembukaan, menekankan pentingnya pemuda dalam menjawab panggilan Allah untuk menjadi agen perubahan di dalam gereja. Pdt. Gerson Lette, S.Th., Ketua Majelis Jemaat Ebenhaizer Tuamese, mengungkapkan bahwa pemuda memiliki peran penting dalam mengubah dunia, dan kegiatan ini merupakan langkah awal bagi pemuda Klasis TTU untuk menjadi agen perubahan.
Ketua Pemuda Klasis TTU, Ampilatus Boling Weni, A. Md., mengajak seluruh pemuda se-Klasis TTU untuk bergandeng tangan dalam menjalankan program-program yang telah disepakati. Ia menekankan pentingnya kerjasama dan sinergi dalam pelayanan, serta memperkuat tali persaudaraan di antara pemuda GMIT Klasis TTU.
Kegiatan ini diisi dengan empat materi menarik yang dibawakan oleh para pemateri berpengalaman: “Panggilan Pelayanan”, “Gambaran Program Turunan dan Tupoksi Bidang Kepengurusan Klasis TTU”, dan “Peningkatan Ekonomi Produktif Pemuda dan Pemanfaatan Lahan Potensial Gereja”.
Selain materi, kegiatan juga dimeriahkan dengan games, sharing pelayanan, gerakan “pilih sampah bersama” di Pantai Tuamese, dan malam refleksi dengan pembakaran api unggun di halaman gereja Ebenhaizer Tuamese.
Melalui kegiatan ini, pengurus Pemuda Klasis TTU berharap dapat membangun sinergi yang kuat antara pengurus Klasis dan jemaat, serta merumuskan program kerja yang berdampak positif bagi kemajuan gereja dan masyarakat.















