Politik Venezuela Memanas, Trump Klaim AS Tangkap Presiden Nicolás Maduro

CARACAS — Situasi politik di Venezuela mendadak memanas setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengklaim bahwa militer AS telah melancarkan serangan besar-besaran ke negara tersebut dan menangkap Presiden Venezuela Nicolás Maduro.

Pernyataan mengejutkan itu disampaikan Trump pada Sabtu (3/1/2026) waktu setempat melalui akun media sosial Truth Social.

Trump Klaim Maduro Ditangkap dan Dibawa Keluar Venezuela

Dalam pernyataannya, Trump menyebut bahwa operasi militer Amerika Serikat berhasil menangkap Nicolás Maduro beserta istrinya dan menerbangkan keduanya keluar dari Venezuela.

“Amerika Serikat telah berhasil melaksanakan serangan berskala besar terhadap Venezuela dan pemimpinnya, Presiden Nicolas Maduro, yang bersama istrinya telah ditangkap dan diterbangkan keluar dari negara tersebut,” tulis Trump.

Trump tidak merinci lokasi penangkapan maupun ke mana Maduro dibawa setelah keluar dari Venezuela.

Belum Ada Konfirmasi Resmi dari Pemerintah Venezuela

Hingga berita ini diturunkan, pemerintah Venezuela belum memberikan pernyataan resmi terkait klaim yang disampaikan Trump. Tidak ada konfirmasi langsung dari pihak Presiden Nicolás Maduro maupun otoritas militer Venezuela.

Namun, laporan dari Reuters menyebutkan bahwa ledakan terdengar mengguncang ibu kota Caracas serta sejumlah wilayah lain di Venezuela. Kondisi tersebut memicu spekulasi bahwa memang terjadi operasi militer berskala besar di negara itu.

Potensi Intervensi AS Terbesar Sejak Invasi Panama 1989

Jika klaim Donald Trump terbukti benar, maka langkah tersebut akan menjadi intervensi langsung Amerika Serikat paling signifikan di Amerika Latin dalam beberapa dekade terakhir.

Sejumlah pengamat menilai, operasi ini dapat disejajarkan dengan invasi AS ke Panama pada 1989, yang saat itu dilakukan untuk menggulingkan Presiden Manuel Noriega.

Situasi di Venezuela saat ini masih berkembang, sementara komunitas internasional menunggu klarifikasi resmi dari kedua negara terkait kebenaran klaim tersebut dan dampaknya terhadap stabilitas kawasan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *