Perak Anjlok Parah Rp18 Ribu! Sempat Tembus Rekor Rp70 Ribu, Cek Harga Perak Antam Hari Ini

JAKARTA — Setelah sempat mencetak rekor tertinggi sepanjang masa, harga perak batangan PT Aneka Tambang (Persero) Tbk atau Antam akhirnya mengalami koreksi tajam. Pada perdagangan Sabtu (31/1/2026), harga perak merosot drastis hingga Rp18.000 per gram, mengakhiri tren penguatan signifikan yang terjadi belakangan ini.

Penurunan ini dinilai sebagai koreksi teknis jangka pendek setelah harga perak sempat melampaui level psikologis Rp70.000 per gram.

Update Harga Perak Antam Hari Ini

Mengutip data resmi dari laman Logammulia.com per pukul 08.38 WIB, harga perak kini bertengger di level Rp54.750 per gram, turun dari harga sebelumnya yang berada di angka Rp72.750 per gram.

Berikut adalah rincian harga perak batangan Antam dalam berbagai ukuran:

Jenis Produk Harga Dasar (IDR) Harga + PPN 11% (IDR)
Perak Batangan 1 Gram 54.750
Perak Batangan 250 Gram 14.087.500 15.637.125
Perak Batangan 500 Gram 27.375.000 30.386.250
Perak Heritage 31,1 Gram 2.250.546 2.498.106
Perak Heritage 186,6 Gram 12.381.646 13.743.627

Analisis Pasar: Masihkah Perak Menarik?

Meski sedang terjun bebas, minat pasar terhadap logam putih ini diprediksi masih tetap terjaga. Permintaan dari sektor industri yang solid serta ketidakpastian geopolitik global tetap menempatkan perak sebagai aset lindung nilai (hedging) favorit selain emas.

Penurunan harga hari ini justru dipandang oleh sebagian investor sebagai peluang emas untuk melakukan akumulasi aset di harga yang lebih terjangkau sebelum harga kembali memantul (rebound).

Panduan Membeli Perak Batangan Resmi

Bagi Anda yang ingin mulai berinvestasi, pastikan membeli produk dengan kadar kemurnian 99,9% dan memiliki sertifikasi jelas:

  1. Butik Emas Antam: Melalui logammulia.com, pembelian lebih terjamin keasliannya.

  2. e-Commerce Tepercaya: Pastikan toko memiliki rating tinggi dan bekerja sama dengan distributor resmi.

  3. Toko Perhiasan Bersertifikat: Cek kembali harga beli dan margin yang ditawarkan agar tetap kompetitif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *