PENCURIAN BERMODUS PECAH KACA MOBIL TERJADI DI RAYA SIDODADI, CANDI – SIDOARJO

Foto: Mobil korban pecah kaca yang terjadi di kawasan parkiran pertokoan samping Indomaret Perumtas 4 Regency, Raya Sidodadi, Kecamatan Candi, pada Sabtu (10/08/2024).
Foto: Mobil korban pecah kaca yang terjadi di kawasan parkiran pertokoan samping Indomaret Perumtas 4 Regency, Raya Sidodadi, Kecamatan Candi, pada Sabtu (10/08/2024).

Pencurian dengan modus pecah kaca mobil kembali terjadi di Sidoarjo. Kali ini peristiwa tersebut terjadi di kawasan parkiran pertokoan samping Indomaret Perumtas 4 Regency, Raya Sidodadi, Kecamatan Candi, pada Sabtu (10/8).

Pencurian terjadi pada pukul 21.14 WIB. Pemilik mobil, Machmujur, 39, warga Perumtas 4 Regency Jambangan, Kecamatan Candi, Sidoarjo, menerangkan bahwasanya kendaraan dipakai oleh istrinya (Diana) dan anak serta ditemani tetangga depan rumah Bu Antok, yang semula bermaksud untuk membeli keperluan untuk acara sepeda hias di perumahan.

“Mobil di parkir di samping dekat toko Indomaret. Istri saya bersama Bu Antok dan anak masuk sebentar untuk membeli keperluan acara,” papar Machmujur.

Tak berselang lama, dia kembali ke mobil. Dia kaget ketika melihat kondisi kaca mobilnya sudah dalam keadaan pecah di bagian depan sebelah kiri.

Tas berisi surat-surat pribadi seperti KTP, SIM A dan C, NPWP, ATM, dan Key BCA, serta dalam tas juga ada perhiasan emas berupa kalung dan liontin digondol pencuri.

Setelah dicek di CCTV di samping toko, terlihat seseorang berboncengan menggunakan satu sepeda motor menggunakan celana pendek warna putih abu-abu dan memakai baju lengan panjang warna hitam. Mereka mondar-mandir mendekati mobil tanpa helm dan 1 menit kemudian pelaku melemparkan benda ke arah kaca depan sebelah kiri dan mengakibatkan retak dan pelaku melakukan aksinya mendorong kaca dan mengambil tas di dalam mobil.

Sementara itu, Machmujur suami Diana menyayangkan kejadian tersebut. “Bahwasanya mengapa di daerah ramai tapi lalai dan tidak ada CCTV perumahan,” jelasnya.

Dengan kejadian tersebut baru besoknya (11/08) korban melaporkan kejadian tersebut ke kepolisian sektor Candi, dikarenakan korban Diana dan Machmujur masih trauma dalam insiden kejadian tersebut.

Kapolsek Candi Kompol Eka Anggriana saat dikonfirmasi mengatakan, “Suami korban telah mendatangi Polsek Candi esoknya setelah insiden. Dan segera menindaklanjuti atas laporan dan olah TKP dan mempelajari alat bukti rekaman CCTV dan keterangan para saksi,” terangnya.

Penulis: TEUKU HADIEditor: SNF

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *