Penukal Abab Lematang Ilir, 24 Mei 2024 — Pasar kalangan di Desa Semangus, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir, masih menghadapi kondisi yang memprihatinkan. Ketidaktertiban dan kurangnya pengelolaan menjadi pemandangan sehari-hari di pasar tradisional ini.
Pantauan di lokasi menunjukkan banyaknya sampah berserakan di mana-mana. Kondisi ini diperparah dengan tumbuhnya rumput liar yang menjalar di berbagai sudut pasar, membuat area tersebut tampak seperti hutan tak berpenghuni. Kebersihan pasar yang tidak terjaga menimbulkan kekhawatiran di kalangan pedagang dan pengunjung akan potensi penyebaran penyakit.
“Sangat disayangkan melihat pasar ini dalam kondisi seperti ini. Sampah di mana-mana, rumput tumbuh liar, tidak ada yang peduli,” ujar salah satu pedagang yang tidak ingin disebutkan namanya.
Masalah kebersihan dan ketertiban pasar ini sudah berlangsung cukup lama tanpa adanya tindakan yang signifikan dari pihak berwenang. Warga setempat berharap ada perhatian lebih dari pemerintah daerah untuk memperbaiki kondisi pasar agar bisa menjadi tempat yang nyaman dan aman bagi aktivitas jual beli.
“Kami berharap ada tindakan segera untuk membersihkan dan merapikan pasar ini. Pasar ini penting bagi perekonomian warga, jadi sangat perlu untuk dikelola dengan baik,” tambah seorang pengunjung pasar.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak terkait mengenai langkah-langkah yang akan diambil untuk memperbaiki kondisi pasar kalangan Semangus. Warga dan pedagang terus menunggu tindakan nyata yang dapat membawa perubahan positif bagi pasar tersebut.















