Ketum PITI Dr. Ipong Hembing Putra Kecam Keras Penyadapan Presiden, Desak Kapolri Usut Tanpa Kompromi

JAKARTA – Dugaan skandal penyadapan yang melibatkan perwira aktif Mabes Polri terhadap Presiden dan sejumlah pejabat negara mendapat kecaman keras dari tokoh nasional. Ketua Umum Persaudaraan Islam Tionghoa Indonesia (PITI) yang juga Ketua Dewan Penasihat DPP Perkumpulan Wartawan Online Dwipantara (PWO Dwipa), Dr. Ipong Hembing Putra, angkat bicara.

Melalui pernyataan sikap resmi, ia menyampaikan lima poin tegas terkait skandal tersebut.

“Assalamualaikum Wr. Wb. Salam persaudaraan. Sehubungan dengan adanya tindakan penyadapan yang dilakukan oleh para perwira aktif Mabes Polri, saya selaku Ketum PITI juga Ketua Dewan Penasihat DPP Perkumpulan Wartawan Online Dwipantara menyatakan hal-hal sebagai berikut,” buka Dr. Ipong dalam pernyataannya, Jumat (6/11/2026).

Lima Sikap Tegas Ketum PITI

Pertama, Dr. Ipong mengecam keras tindakan penyadapan tersebut. Menurutnya, penyadapan yang bahkan dilakukan terhadap pimpinan tertinggi negara, Presiden, serta para pejabat negara, politisi, dan pengusaha merupakan tindakan pengkhianatan.

Kedua, ia memohon kepada Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto agar mengusut secara menyeluruh, mengungkap secara terbuka, dan menuntaskan kasus ini. Sebab, tindakan penyadapan dinilai sebagai pengkhianatan terhadap kepala negara sebagai kepala pemerintahan.

Ketiga, ia meminta agar diungkap secara terbuka apa motivasi dan untuk kepentingan apa penyadapan itu dilakukan para perwira tinggi Polri.

Keempat, ia mengajak seluruh komponen rakyat Indonesia mendukung dan mendoakan agar Kapolri beserta jajarannya diberikan kekuatan dan bimbingan oleh Allah SWT/Tuhan Yang Maha Esa.

Kelima, ia menyerukan agar seluruh komponen bangsa memberikan kepercayaan penuh kepada Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto dan jajarannya dalam mengemban amanah ini.

Pernyataan tersebut ditutup dengan salam.

“Wassalam. Dr. Ipong Hembing Putra – Ketum PITI (Persaudaraan Islam Tionghoa Indonesia) & Ketua Dewan Penasihat DPP PWO DWIPA,” tulisnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *