JAKARTA — Situasi di depan Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berujung ricuh pada Kamis (12/3/2026) malam. Massa pendukung dari unsur Banser meluapkan kemarahan sesaat setelah mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas (YCQ), resmi digiring ke mobil tahanan terkait kasus dugaan korupsi kuota haji.
Ketegangan yang semula berupa orasi damai berubah menjadi aksi anarkis ketika sosok yang akrab disapa Gus Yaqut tersebut terlihat keluar mengenakan rompi oranye dengan tangan terborgol.
Teriakan “Zalim” dan Aksi Bakar Atribut
Kericuhan mulai tersulut sekitar pukul 18.45 WIB. Begitu mobil tahanan bergerak meninggalkan pelataran gedung, massa mulai merangsek maju sambil meneriakkan yel-yel protes. “KPK zalim! Ini kriminalisasi!” teriak massa di tengah hiruk-pikuk suasana.
Puncak emosi massa ditunjukkan dengan aksi pembakaran baju dan atribut bergambar logo KPK tepat di depan gerbang utama. Kobaran api kecil dari atribut yang dibakar sempat menciptakan kepulan asap hitam di area demonstrasi, menambah suasana mencekam di kawasan Kuningan.
Pagar KPK Nyaris Jebol Akibat Dorongan Massa
Tidak hanya melakukan pembakaran, massa yang emosional juga mencoba merobos masuk ke dalam area steril Gedung KPK. Mereka terlihat menarik dan mengoyak-oyak pagar besi pembatas hingga nyaris roboh.
Aksi saling dorong antara demonstran dan barikade petugas kepolisian tidak terhindarkan. Petugas terpaksa mempertebal formasi pengamanan untuk mencegah massa masuk lebih jauh ke dalam lobi gedung.
Berhasil Diredam oleh Rekan Sejawat
Beruntung, aksi anarkis tersebut tidak meluas lebih jauh. Sejumlah pimpinan dan anggota Banser lainnya segera turun tangan untuk menenangkan rekan-rekan mereka yang tersulut emosi. Melalui pengeras suara, mereka menghimbau agar massa tetap menjaga komando dan tidak melakukan tindakan fisik yang merugikan nama baik organisasi.
Aparat kepolisian dari Polres Metro Jakarta Selatan juga bertindak persuasif dengan melakukan negosiasi di lapangan. Perlahan, emosi massa mulai melandai meskipun suasana di sekitar Gedung KPK tetap dijaga ketat oleh personel Brimob bersenjata lengkap.
Hingga berita ini diturunkan, sisa-sisa atribut yang terbakar telah dibersihkan, namun penjagaan berlapis masih diberlakukan di seluruh akses masuk Gedung KPK guna mengantisipasi adanya aksi susulan.












