Surabaya – Atlet renang asal club Catalina Surabaya berhasil menorehkan prestasi yang gemilang, ia dinobatkan sebagai perenang terbaik kelompok umur (KU) terbuka sehingga mendapatkan penghargaan dari panitia dalam ajang Piala Walikota Surabaya yang diselenggarakan di kolam renang Dinas Pemuda dan Olahraga (DISPORA) Jawa Timur pada 25-26 Mei 2024.
Pemberian penghargaan tersebut berdasarkan perolehan medali yang ia dapatkan ketika mengikuti kejuaraan Piala Walikota Surabaya. Ia adalah Jennifer Alexa Kusoema kelahiran 2005 yang memulai terjun pada olahraga renang sejak dari kecil.
Saat diwawancarai ia mengatakan mencapai prestasi tersebut membutuhkan waktu yang lama karena suatu hal tidak bisa diperoleh secara instan. Diperlukan effort dalam latihan untuk mencapai hasil tersebut, serta mental yang kuat. “Saya juga memiliki lingkungan yang mendukung, terutama orang tua dan coach yang telah membantu saya dalam proses latihan. Mereka juga memberi saya motivasi untuk terus berlatih dan memberikan arahan untuk masa depan saya. Dan saya juga tidak pernah lupa untuk selalu berdoa dan bersyukur atas semua perjalanan dan pencapaian saya,” terangnya.
Ia berharap setelah mencapai prestasi perenang terbaik KU terbuka, bisa lebih termotivasi untuk mencapai prestasi lain yang belum tercapai. Namun, baginya yang terpenting adalah kemajuan dalam waktu. Ia memiliki target waktunya semakin meningkat. Baginya menjadi juara adalah bonus.
Alexa juga memberikan tips kepada para perenang lain agar bisa menjadi perenang terbaik. Kuncinya adalah fokus pada diri sendiri karena lawan terberat adalah diri sendiri dan yang terpenting adalah berdoa dan bekerja keras.
Pelatih Alexa Coach Davi Budiman bersyukur kepada Tuhan yang bekerja luar biasa pada Alexa.”Sebagai pelatih kita tentunya bangga ya dengan prestasi yang bisa diraih Alexa kali ini mengingat prestasi yang sama sebelumnya pernah terjadi 11 tahun lalu di event Kejurcab (se-Surabaya) tahun 2013.Keberhasilan ini diharapkan bisa memotivasi Alexa untuk bisa berlatih lebih giat lagi untuk menghadapi event mendatang,” ujarnya.
Ketika ditanya terkait dengan metode latihan yang diberikan kepada Alexa, Coach Davi mengatakan,” Nomer 1 kita terapkan dalam team ini adalah mindset, sebagaimana kita ketahui mindset ini sangat penting di dalam proses pembentukan atlet. Apabila mindsetnya sudah bisa diarahkan dengan baik maka mau diarahkan kemanapun akan jauh lebih mudah buat team coach,” terangnya.
Pelatih Alexa sendiri menambahkan, “Menurut saya apa yang kita alami ini luar biasa berat ya mengingat Alexa sempat terpuruk begitu lama. Bisa dibayangkan ketika 2013 bisa mendapat gelar perenang terbaik dan baru sekarang bisa mengulang. 11 tahun bukan proses yang singkat, bukan sesuatu yang instan. Bagaimana harus memperbaiki mindset Alexa sehingga bisa kembali menemukan jati diri lagi. Itu mungkin buat saya yang paling utama saya terapkan di setiap latihan dengan selalu berkomunikasi dengan setiap atlet yang saya latih. Untuk latihan sendiri tidak ada yang khusus, hanya khusus untuk Alexa ini memang kita lebih fokuskan di jarak-jarak pendek akhir-akhir ini. Hanya saja saya pribadi masih belum puas dengan frekuensi dan latihan fisiknya ya yang saat ini memang di latihan masih minim sekali untuk latihan fisiknya. Harapan kedepan tentunya yang kurang ini bisa kita lebih tingkatkan lagi,” tutupnya.
Kejuaraan renang ini diikuti oleh 68 Club dari Jawa Timur dan 1 dari DKI Jakarta.













