JOMBANG – Sebanyak 1.262 jamaah haji asal Kabupaten Jombang telah kembali ke Tanah Air usai menunaikan ibadah haji di Tanah Suci. Para jamaah tersebut tergabung dalam empat kelompok terbang (kloter), yakni kloter 60, 61, 62, dan 63.
Kepulangan para tamu Allah itu disambut langsung oleh Bupati Jombang Warsubi, S.H., M.Si., bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Jombang dan keluarga jamaah di Pendopo Kabupaten Jombang.
Abah Bupati Sampaikan Selamat kepada Jamaah Haji
Dalam sambutannya, Bupati Jombang yang akrab disapa Abah Bupati menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh jamaah atas selesainya perjalanan ibadah yang menurutnya merupakan perjuangan besar yang membutuhkan kesiapan lahir dan batin.
“Tidak hanya kesiapan fisik, tetapi juga harta dan jiwa yang telah dipersiapkan sejak bertahun-tahun yang lalu. Hari ini, insyaallah menjadi bukti bahwa panjenengan semua adalah hamba pilihan yang dimuliakan Allah SWT,” ujar Warsubi.
Haji Merupakan Perjalanan Kehidupan yang Utuh
Abah Bupati menegaskan bahwa ibadah haji bukan sekadar perjalanan ke Tanah Suci, melainkan gambaran perjalanan hidup manusia yang penuh dengan nilai-nilai kesabaran, keikhlasan, dan pengorbanan.
Menurutnya, seluruh rangkaian ibadah haji mengandung pelajaran yang sangat lengkap dan kompleks yang dapat dijadikan bekal dalam menjalani kehidupan bermasyarakat.
Ia berharap para jamaah mampu membawa semangat dan nilai-nilai yang diperoleh selama berada di Tanah Suci untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari setelah kembali ke Kabupaten Jombang.
Suasana Haru dan Bahagia Warnai Penyambutan
Suasana haru dan bahagia tampak mewarnai penyambutan kepulangan jamaah haji di Pendopo Kabupaten Jombang. Para keluarga yang telah lama menanti terlihat penuh sukacita saat bertemu kembali dengan sanak saudara mereka.
Sejumlah jamaah bahkan langsung melanjutkan ibadah sebagai bentuk rasa syukur atas kepulangan mereka dengan selamat. Ada yang berjalan kaki menuju Masjid Agung Jombang untuk melaksanakan sujud syukur dan salat sunah.
Sebagian lainnya memilih berjalan kaki menuju rumah masing-masing yang berada di sekitar pusat kota.
Tunaikan Nazar Pulang dengan Becak Bersama Ayah
Kisah haru juga datang dari salah seorang jamaah yang menggantikan almarhumah ibundanya untuk menunaikan ibadah haji. Sepulang dari Tanah Suci, jamaah tersebut menunaikan nazar almarhumah ibunya dengan pulang dari Pendopo Kabupaten menuju rumahnya di desa menggunakan becak bersama sang ayah.
Sementara keluarga besar telah menunggu kedatangannya di rumah dengan penuh rasa syukur dan kebahagiaan.
Kepulangan ribuan jamaah haji ini menjadi momentum penuh makna bagi masyarakat Jombang. Selain membawa kebahagiaan bagi keluarga, para jamaah diharapkan dapat menjadi teladan serta membawa semangat ibadah dan nilai-nilai kebaikan yang diperoleh dari Tanah Suci ke tengah kehidupan bermasyarakat.















