Jalan Rusak Parah di Kampung Pulo Kedep Tak Kunjung Diperbaiki, Mahasiswa Desak Pemkot Subulussalam Segera Bertindak

SUBULUSSALAM – Kondisi jalan di Kampung Pulo Kedep, Kecamatan Sultan Daulat, Kota Subulussalam, Aceh, hingga kini masih memprihatinkan. Jalan yang menjadi urat nadi aktivitas masyarakat tersebut mengalami kerusakan parah dan belum mendapat penanganan serius dari pemerintah daerah.

Kerusakan infrastruktur tersebut dinilai berdampak langsung terhadap aktivitas warga, mulai dari distribusi hasil pertanian, akses menuju fasilitas kesehatan, hingga keselamatan pengguna jalan, khususnya para pelajar yang setiap hari melintasi jalur tersebut untuk berangkat ke sekolah.

Kerusakan Sudah Berlangsung Lebih dari Lima Tahun

Hidayatullah, putra asli Kampung Pulo Kedep yang saat ini menempuh pendidikan di STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh, mengaku terpanggil untuk menyuarakan keresahan masyarakat yang selama ini merasa terabaikan.

Berdasarkan hasil pengamatannya di lapangan, kerusakan jalan tersebut telah berlangsung lebih dari lima tahun tanpa adanya perbaikan secara menyeluruh.

Menurutnya, kondisi tersebut semakin diperparah dengan minimnya sistem drainase sehingga badan jalan kerap berubah menjadi kubangan lumpur saat musim hujan.

“Kerusakan aspal yang parah ini sudah berlangsung selama lebih dari lima tahun tanpa adanya perbaikan menyeluruh. Kondisi ini diperparah oleh minimnya sistem drainase sehingga badan jalan sering berubah menjadi kubangan lumpur saat musim hujan,” ujar Hidayatullah.

Ia menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur jalan merupakan hak dasar masyarakat yang harus menjadi perhatian pemerintah.

“Infrastruktur jalan adalah hak dasar warga yang harus dipenuhi oleh pemerintah,” tegasnya.

Mahasiswa Desak Pemerintah Segera Ambil Langkah Nyata

Atas kondisi tersebut, Hidayatullah mendesak Pemerintah Kota Subulussalam untuk segera mengambil langkah konkret guna mengatasi persoalan yang selama ini dikeluhkan masyarakat.

Adapun tuntutan yang disampaikan antara lain:

  1. Segera melakukan survei dan penilaian kondisi jalan di Kampung Pulo Kedep, Kecamatan Sultan Daulat.
  2. Memasukkan perbaikan jalan tersebut ke dalam program prioritas pembangunan infrastruktur daerah.
  3. Menetapkan jadwal perbaikan yang jelas dan transparan kepada masyarakat.
  4. Memastikan kualitas pekerjaan perbaikan sesuai standar teknis yang berlaku demi kepentingan jangka panjang.

Harapkan Perhatian DPRD dan Instansi Terkait

Hidayatullah berharap persoalan jalan rusak di Kampung Pulo Kedep mendapat perhatian serius dari seluruh pemangku kepentingan, termasuk DPRD Kota Subulussalam, pemerintah daerah, serta instansi terkait lainnya.

Ia juga berharap media massa dapat turut mengawal persoalan tersebut agar segera ditemukan solusi nyata demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Kami berharap permasalahan ini menjadi perhatian serius seluruh pemangku kepentingan agar segera mendapat solusi nyata demi kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *